
Pramuka Singkep Data Tanaman Obat Bukit Bendera
Senin, 13 November 2017 16:44 WIB

Ada tiga puluh orang yang ikut, tanaman obat ini nanti akan kita bukukan dan dokumentasikan khusus di hutan ini
Lingga (Antara Kepri) - Satuan Karya Pramuka (Saka) Bakti Husada Kesehatan berburu tanaman obat, di lereng air terjun Bukit Bendera pemandian Air Panas Desa Berindat Kecamatan Singkep Pesisir, pada Minggu (12/11) kemarin.
"Ada tiga puluh orang yang ikut, tanaman obat ini nanti akan kita bukukan dan dokumentasikan khusus di hutan ini," kata Arbain pembina Saka Bakti Husada kepada Antara.
Sebanyak lima puluh anggota Pramuka penegak yang terdiri dari beberapa sekolah menengah di Dabosingkep ini menempuh jalan kurang lebih dua kilometer untuk mencapai lereng air terjun bukit Bendera, Batu Beganjal dari lokasi wisata pemandian Air Panas.
Selama diperjalanan praja-praja muda ini mencari tanaman obat yang dicatat dan dibawa selama perjalanan. Mereka dibagi menjadi enam kelompok, tidak terlihat wajah lelah para anggota pramuka ini karena selain mencari tanaman obat dihutan menuju lokasi air terjun para peserta juga dimanjakan dengan pemandangan indah hutan di kaki Gunung Lanjut.
Rika salah satu penegak dari Dewan Kerja Cabang (DKC) Pramuka Lingga mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Meski penat tapi terbayarkan setelah tiba di lereng air terjun Bukit Bendera. Disana mereka bisa menyaksikan langsung hamparan air terjun yang meliuk-liuk dibatu yang tinggi.
"Berapa meter hamparan batu ini, belum banyak yang sampai keatas, tapi menurut cerita diatas ada camp dan bekas tiang bendera zaman penjajahan Jepang," ujar Rika yang mendengar informasi tersebut dari para seniornya.
Dari hasil penjelajahan anak-anak pramuka ini menemukan puluhan jenis tanaman obat. Usai menjelajah mencari tanaman obat, para anggota pramuka ini masak bersama dan makan bersama untuk memperkuat silaturahmi antar sesama anggota Saka Bakti Husada. Sebelumnya para anggota Pramuka ini juga mendengarkan pengarahan dari pembina Saka Bakti Husada tentang manfaat dari tumbuhan yang dapat dijadikan obat dan dikomsumsi.
Selain itu para anggota pramuka ini juga mendapat arahan dari pengelola pemandian Air Panas yang sekaligus juga mengelola air terjun Bukit Bendera. Usai menikmati keindahan air terjuan bukit Bendera dan Batu Beganjal di lokasi yang sama para anggota pramuka ini kembali ke tempat pemandian air panas dan melakukan penanaman pohon pisang kipas bersama pengelola.
"Kami selaku pengelola sangat senang ada kegiatan ini, air terjun ini adalah aset wisata yang belum sempat diberdayakan pemerintah, tapi dibanyak air terjun Bukit Bendera ini paling indah menurut orang yang sempat kesana," kata Edi Melong pengelola Air Panas.(Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta : Nurjali
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
