BPJSTK Kanwil Sumbarriau Bayar Jaminan Rp1,2 Triliun

id BPJSTK, Kanwil, Sumbarriau Bayar, Jaminan Rp1,2 Miliar

Deputi Direktur Kantor Wilayah Sumbarriau Budiono saat memberikan santunan kepada istri Adel Perangin-angin Waris RR Eko Marlasari. (antarakepri.com/Messa Haris)

Peserta tidak hanya diakomodir dari pekerja formal atau pekerja penerima upah (PU), tapi juga informal atau bukan penerima upah (BPU)
Batam, (Antara Kepri) - Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Kantor Wilayah Sumbarriau membayarkan jaminan kepada 128.985 peserta dengan total Rp1.2 triliun pembayaran terbanyak adalah program Jaminan Hari Tua (JHT) dengan total 113.550 kasus. 

"Sebanyak 86.139 tenaga kerja melakukan pengajuan klaim JHT karena mengundurkan diri dari pekerjaannya," kata  Deputi Direktur Wilayah BPJSTK Kantor Wilayah (Kanwil) Sumbarriau Budiono, di Batam, Selasa. 

Budiono mengatakan pentingnya bagi masyarakat khususnya pekerja untuk menjadi peserta BPJSTK. Sejak transformasi  dari Jamsostek tahun 2014 lalu lanjutnya BPJSTK memiliki empat program unggulan yaitu, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). 

Selain itu peserta tidak hanya mengakomodir dari pekerja formal atau pekerja penerima upah (PU), tapi juga informal atau bukan penerima upah (BPU).  Hingga Oktober tahun ini kata Budiono pihaknya telah melayani 1,984,534 tenaga kerja aktif. 

Terdiri dari 787.638 tenaga kerja aktif untuk sektor pekerja penerima upah (formal) dan sekitar 92.551 untuk sektor pekerja bukan penerima upah (informal), sedangkan tenaga kerja aktif proyek jasa konstruksi mencapai 1.104.345 tenaga kerja. "Untuk meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan Kanwil Sumbarriau bersinergi dengan Disnakertrans Provinsi Sumatera Barat, Riau Dan Kepri," katanya. 

Ia mengatakan kerjasama tersebut dalam hal penegakan hukum yaitu petugas pemeriksa BPJSTK bersama-sama melakukan pemeriksaan dengan pegawai pengawas ketenagakerjaan terhadap perusahaan- perusahaan yang tidak patuh. Hal itu katanya dilakukan agar perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat pekerja.

Pada 2017, BPJSTK Kanwil Sumbar Riau juga telah bekerjasama dengan 459 fasilitas kesehatan trauma center, dengan rincian 89 rumah sakit, 363 klinik atau puskesmas dan tujuh Balai Latihan Kerja. Trauma center berfungsi sebagai fasilitas kesehatan untuk melayani peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja. Perawatan di trauma center dilakukan hingga peserta dapat kembali bekerja.

Namun, jika tenaga kerja yang mengalami resiko kecacatan, BPJS ketenagakerjaan bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja melalui program Return To Work ( RTW ) dengan memberikan pelatihan kepada peserta yang mengalami kecacatan. Saat ini, 3.876 perusahaan telah berkomitmen mendukung program Return To Work.  

Selain itu, dalam hal pelayanan klaim saat ini peserta yang akan melakukan pengajuan klaim tidak harus antri lama di kantor cabang. Peserta dapat melakukan pengajuan klaim melalui layanan elektronik klaim dan melalui Service Point Officer ( SPO ) pada bank yang telah bekerjasama. 

“Selain pelayanan terhadap klaim, SPO sendiri berfungsi sebagai tempat melakukan pembayaran iuran dan juga dapat mendaftarkan kepesertaan,” katanya.
 
Selain program-program utama dari BPJSTK, Budiono menyampaikan pihaknya memberikan manfaat layanan tambahan berupa program co-marketing dan fasilitas pembiayaan perumahan.  

Program co-marketing katanya merupakan manfaat tambahan dimana peserta mendapat keuntungan dengan potongan harga atau diskon pada beberapa tenant, merchant ataupun produk jasa lainnya yang telah bekerjasama dengan BPJSTK. 

“Jadi kalau dulu kartu BPJS Ketenagakerjaan awalnya hanya untuk mengklaim jaminan, sekarang bisa digunakan untuk potongan harga, misalnya di hotel dan restoran,” jelasnya.  

Selain itu, pada tahun 2017 ini, BPJSTK memberikan program fasilitas pembiayaan perumahan. Program tersebut merupakan perwujudan dari MLT sekaligus mendukung program satu juta rumah dari pemerintah.

Pihaknya berusaha membantu pekerja memiliki rumah yang layak melalui fasilitas pembiayaan dengan tingkat bunga yang sangat terjangkau, sepanjang masa pinjaman. "Kami harap fasilitas ini akan meningkatkan kesadaran pekerja dan pengusaha tentang program BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya. 

Dalam acara press gathering BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbarriau ini, selain diisi dengan sosialiasi program, penyerahan santunan dan acara ini diselingi dengan hiburan.

"Tanpa media kita juga akan sulit menyampaikan program kita, untuk itu dibutuhkan adanya sinergi keduanya agar masyarakat semakin paham pentingnya kehadiran BPJS Ketenagakerjaan di tengah-tengah masyarakat," katanya.

BPJSTK Kanwil sumbarriau menggelar Press Gathering di KTM RESORT Kota Batam, hadir 19 media cetak dan online di wilayah Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau. Acara tersebut mengusung tema "Membangun Sinergi Bersama Media Massa Untuk Meningkatkan Brand Awareness BPJS Ketenagakerjaan”. (Antara)

Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar