Putri Pertamina belum terkalahkan dalam Proliga

id proliga batam,putri pertamina,Jakarta BNI,kompetisi bola voli

Pebola voli putri Jakarta Pertamina Energi Anna Stepaniuk (kiri) melepaskan smes ke arah tim Jakarta BNI Taplus saat laga Proliga Bola Voli 2018 Putaran Pertama Seri II di GOR Temenggung Abdul Jamal, Batam, Kepulauan Riau. (ANTARA FOTO/M N Kanwa)

Apa yang saya khawatirkan sebelum lawan Pertamina, servis mereka berbahaya. Ternyata benar
Batam (Antaranews Kepri) - Tim bola voli putri Jakarta Pertamina Energi belum terkalahkan hingga pertandingan terakhir seri II Proliga yang digelar di GOR Temenggung Abdul Djamal Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu, setelah menang mudah atas BJB Pakuan 25-20, 25-12, 25-16.

Jakarta Pertamina Energi menyapu bersih dua laga seri kedua putaran pertama Proliga 2018. Sehari sebelumnya, Pertamina juga menang atas Jakarta BNI Taplus dengan skor 3-0.

Dengan hasil di Batam, tim asuhan pelatih M Ansori itu belum terkalahkan, dan mengumpulkan nilai sempurna 12 pada klasemen sementara.

Dalam seri pembuka di Yogyakarta sebelumnya, Agustin Wulandari dan kawan-kawan juga unggul atas juara bertahan Jakarta Elektrik PLN dan Gresik Petrokimia masing-masing dengan skor 3-0.

Meski belum terkalahkan, pelatih Jakarta Pertamina Energi, Ansori mengatakan timnya tidak boleh berpuas diri.

"Pertandingan masih banyak. Perjalanan masih panjang," ujar Ansori.

Saat melawan Bandung Bank BJB, dia mengatakan menerapkan serangan dari servis, yang membuat lawan tidak bisa mengembangkan permainan.

Sementara itu, pelatih Bandung Bank BJB Pakuan, Octavian, mengakui timnya kalah dari servis lawan.

"Apa yang saya khawatirkan sebelum lawan Pertamina, servis mereka berbahaya. Ternyata benar," kata Octavian.

Mantan pemain nasional itu menambahkan, Aprilia Manganang dan kawan-kawan juga lemah dalam penerimaan bola pertama.

"Kita akan perbaiki receive, servis, dan blok. Minimal 'receive' yang kita utamakan," paparnya lagi.

Jakarta BNI

Sementara itu, tim putri Jakarta BNI Taplus memetik tiga poin setelah menundukkan Gresik Petrokimia 3-1 (27-25, 20-25, 25-21, 25-10).

Kemenangan itu menempatkan tim besutan Risco Herlambang di posisi keempat klasemen sementara dengan nilai enam.

Kemenangan atas Petrokimia itu merupakan kemenangan kedua dari empat laga. Satu kemenangan sebelumnya didapatkan Yolla Yuliana dan kawan-kawan dari Bekasi BVN pada seri pertama di Jogja (20/1) dengan 3-0.

Meski menang, pelatih Jakarta BNI Taplus, Risco Herlambang mengaku belum puas dengan penampilan tim asuhannya.

Apalagi, pemain asing, Karina Ocasio belum bisa bergabung, karena mengalami cedera saat tampil perdana di seri pertama di Yogyakarta, pekan lalu.

Menurut Risco, kekalahan dua kali dari Pertamina dan Popsivo masih menghantui anak asuhnya.

"Belum bisa tampilnya Karina yang menjadi penyebab anak-anak belum mampu tampil maksimal," ujar Risco kepada wartawan usai pertandingan.

Pelatih Gresik Petrokimia, M. Hanafi mengakui anak asuhnya kalah pengalaman dari lawannya, BNI.

"Anak-anak saya masih banyak berasal dari pemain junior yang belum berpengalaman," tukas pelatih senior asal Jawa Timur itu.

Editor: Rusdianto

Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar