
Pemkab Karimun berharap CSR untuk kebersihan

Kita mengharapkan dana CSR dari perusahaan di sini untuk penambahan armada kebersihan
Karimun (Antaranews Kepri) - Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau berharap perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat menyisihkan dana tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR) untuk membantu pemerintah meningkatkan kebersihan.
"Kita mengharapkan dana CSR dari perusahaan di sini untuk penambahan armada kebersihan," kata Kepala Badan Kebersihan dan Pertamanan Karimun Rosmawati di Tanjung Balai Karimun, Jumat.
Rosmawati mengaku telah mengajukan bantuan tersebut kepada beberapa perusahaan di Karimun, namun hingga kini belum mendapat tanggapan.
Saat ini pemerintah hanya memiliki 15 unit container, padahal untuk mengangkut seluruh limbah di Pulau Karimun Besar dibutuhkan 40 unit container.
"Kita butuh sekitar 25 unit lagi," katanya.
Hingga kini, kata dia, hanya tiga perusahaan dan asosiasi yang menyalurkan dana CSR untuk peningkatan kebersihan, yaitu PT Timah Tbk, Asosiasi Perusahaan Granit Kabupaten Karimun dan Bank Riau-Kepri. (baca juga:PT Timah alokasikan CSR Rp47 miliar)
"Yang kita minta satu aja. Tentu bertahap, sebab mereka kan tidak semua tentang kebersihan, ada juga untuk pendidikan," katanya.
Selain itu, pihaknya juga mengajukan bantuan satu unit kapal pengangkut sampah yang nantinya akan beroperasi di sepanjang pesisir pantai Karimun.
"Kita minta satu-satu dulu, jangan semua," katanya
Rosmawati menambahkan, untuk petugas kebersihan, pemerintah telah menugaskan sebanyak 302 penyapu jalan.
Para petugas kebersihan itu bekerja menyapu jalan-jalan utama kota dalam tiga jadwal, yaitu pagi sekitar pukul 07.00 WIB, siang pukul 13.00 WIB dan sore pukul 16.00 WIB.
Selain 302 penyapu jalan, lanjut dia, sejumlah truk dan mobil pengangkut sampah juga dikerahkan sesuai dengan jadwal, untuk mengangkut sampah di kawasan pertokoan dan permukiman penduduk.
Dia mengimbau warga turut menjaga kebersihan lingkungan, dan meletakkan sampah pada tempat-tempat yang ditetapkan untuk selanjutnya diangkut truk dan mobil pengangkut menuju tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Sememal, Kecamatan Meral Barat.
"Petugas pertamanan juga kita kerahkan untuk merawat, menyiram dan memperbaiki tanaman pada pot di pinggir jalan, termasuk juga taman kota," katanya. (baca juga: Pemkab Karimun sosialisasikan kembali Perda Kebersihan)
Pewarta : Nursali
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
