
Anggota DPRD: Senayang krisis tenaga kesehatan

Baru-baru ini ada petugas kesehatan yang mengundurkan diri karena statusnya hanya petugas sukarela sehingga mendapatkan hak hanya delapan ratus ribu rupiah saja perbulan,
Lingga (Antaranews Kepri) - Anggota Komisi II DPRD Lingga, Ahmad Nasirudin meminta pemerintah turun ke lapangan pasca krisis petugas kesehatan di Kecamatan Senayang yang sudah terjadi lima bulan terakhir akibat tidak memiliki dokter dan petugas perawat.
"Kita minta pak Kadis turun kelapangan keliling mengecek langsung kondisi dilapangan Tanjur Biru. Selain itu lihat juga kondisi nyata di Desa Temiang, Desa Pulau Batang dan Tanjung ambat yang sangat memprihatinkan ini," kata Udin kepada Antara, Jumat.
Udin menjelaskan, melihat letak geografis Kecamatan Senayang yang terdiri dari pulau-pulau itu memiliki persoalan kesehatan yang sangat penting untuk diperhatikan. Apalagi beberapa infrastruktur seperti Puskesmas dan Postu sudah tersedia di beberapa wilayah tersebut, namun saat ini tinggal personilnya yang masih belum diatasi secara maksimal.
Menurutnya, Kecamatan Senayang yang memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua setelah Pulau Singkep di Kabupaten Lingga, namun dari sisi medan Senayang berbeda dengan Singkep. Dimana, kecamatan Senayang banyak dikelilingi laut sehingga untuk mencapai satu pulau kepulau lainnya dibutuhkan waktu dan resiko yang cukup tinggi.
"Baru-baru ini ada petugas kesehatan yang mengundurkan diri karena statusnya hanya petugas sukarela sehingga mendapatkan hak hanya delapan ratus ribu rupiah saja perbulan," katanya.
Kesejahteraan petugas kesehatan di wilayah kepulauan ini juga harus menjadi perhatian pemerintah, untuk sumber daya atau SDM sendiri saat ini sudah banyak anak-anak lulusan ilmu kesehatan seperti keperawatan dan bidan yang ada di Lingga, namun mereka ini belum mampu diberdayakan oleh pemerintah khususnya menyangkut upah yang layak.
Dari hasil peninjauannya dilapangan juga ditemukan permasalahan obat yang belum tersentuh ke daerah-daerah perbatasan Kabupaten Lingga ini, sehingga beberapa petugas kesehatan di Kecamatan Senayang mengaku terpaksa harus menyarankan agar pasien membeli obat diluar Puskesmas karena ketersediaan obat dari dinas terkait terbatas. (Antara)
Editor : Pradanna Putra
Pewarta : Nurjali
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
