Pemkot usulkan pembenahan jalan pada APBN 2019

id pembehanan jalan di batam

Batam (Antaranews Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau mengusulkan puluhan pengerjaan pembenahan jalan untuk dimasukkan dalam APBN 2019, kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yumasnur.

Usulan pembenahan jalan, antara lain pelebaran jalan Sekupang-Batuaji, jalan layang Simpang Kabil dan Sei Harapan-Base Camp.

"Itu sudah diusulkan dalam Rapat Koordinasi Teknis Kementerian Pekerjaan Umum, jumlah yang diusulkan ada puluhan," kata dia di Batam, Selasa.

Dalam rapat itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyetujui sejumlah rencana pembangunan yang diusulkan pemkot, antara lain jalan layang Simpang Kabil, dan penambahan ruas jalan di antara Sei Harapan hingga Simpang Base Camp.

Pemerintah juga menyetujui pembenahan jalan Sekupang hingga Batu Aji, yang menghubungkan dua kawasan industri, Sekupang dan Tanjung Uncang.

Selain itu, Kementerian PU akan mengupayakan membenahi infrastruktur untuk penanganan banjir di jalan-jalan nasional.

"Ada penanganan drainase di Marina Sekupang dan Tanjungpiayu. Anggaran Tanjungpiayu cukup besar," kata dia.

Meski sudah disetujui kementerian, namun, ia belum dapat memastikan pembangunan akan dilakukan sesuai dengan usulan, karena harus menunggu hasil pembahasan dengan DPR RI.

"Itu baru rapat pembahasan, masuk ke sistem PU, nanti dilihat dulu, PU dapat uang berapa, baru dilihat usulannya," kata dia.

Sementara itu, Pemkot Batam akan melelang 20 pekerjaan pelebaran jalan tahun anggaran 2018 pada April ini agar bisa segera dibangun.

Saat ini, rencana pembangunan masih dalam proses perencanaan, sebelum tender dimulai.

"Yang sudah selesai perencanaan akan segera dilelang," kata dia.

Sebanyak 20 proyek pelebaran jalan itu, di antaranya ruas dari Masjid Raya ke arah Simpang Kabil, Patung Kuda Sei Panas ke Bengkong Seken, Simpang KDA ke arah Elisabeth dan Simpang Apartemen Harmoni melalui 21 Lama sampai ke Polsek Lubuk Baja.

"Semuanya prioritas," kata dia.

Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar