Personel Polda Kepri diminta berorientasi kemaritiman

id wakapolda kepri,yan fitri,kemaritiman

Wakapolda Kepri, Brigjen Yan Fitri Halimansyah (ANTARA/Danna Tampi)

Karena luas wilayah Kepulauan Riau yang dimayoritaskan dengan bentangan lautan yang cukup luas dengan tantangan menghadapi segala bentuk kejahatan 'trans national crime'
Batam (Antaranews Kepri) - Personel Polda Kepri diminta untuk merubah pikiran yang tadinya berorientasi di bidang tugas di darat harus digeser dalam sebuah konsep pemikiran baru berorientasi kemaritiman. 

"Karena luas wilayah Kepulauan Riau yang dimayoritaskan dengan bentangan lautan yang cukup luas dengan tantangan menghadapi segala bentuk kejahatan 'trans national crime'," kata Wakapolda Kepri Brigjen Yan Fitri Halimansyah, di Batam, Selasa. 

Yan mengatakan Provinsi Kepri dijadikan sebagai wilayah "entry point" maupun wilayah transit untuk kejahatan-kejahatan tersebut. 

Dia berharap para Kepala Satuan Kerja (Kasatker) dapat terus mengadakan peningkatan kemampuan melalui pembinaan dan pelatihan yang dilakukan secara mandiri serta berorientasi kepada prestasi, keunggulan serta kualitas personel masing-masing Satker.

"Jadikan Polda Kepri ini sebagai Polda percontohan yang berorientasi kepada nilai-nilai kemaritiman berkelas dunia atau Wolrd Class Organization," ujarnya. 

Menurut Yan, hal itu harus dipahami karena Polda Kepri wilayah hukumnya begitu luas dan berhadapan langsung dengan empat negara tetangga di kawasan ASEAN.

"Kita semua tidak boleh terlena atau nyaman dengan ketidakteraturan serta harus bisa merubah diri dan melahirkan keterpercayaan masyarakat kepada Polda Kepri," katanya. 

Yan mengatakan terkait dengan orientasi pelaksanaan tugas kedepan, sesuai dengan kalender Kamtibmas yang ada. 

Serta sudah harus bisa dipersiapkan dengan baik dan benar, baik kalender Kamtibmas yang bersifat nasional maupun kalender Kamtibmas yang bersifat lokal.

"Kegiatan pesta Demokrasi serentak Pilkada Tanjungpinang serta menghadapi pesta demokrasi pemilu legislatif dan pemilu Presiden 2019 yang tahapan pertamanya sudah akan dilaksanakan di pertengahan 2018 ini," ujarnya.(Antara)

Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar