KPU Tanjungpinang tingkatkan sosialisasi pilkada di kampus

id Ketua KPU Tanjungpinang,Robby Patria,sosialisasi pilkada di kampus

Ketua KPU Tanjungpinang Robby Patria meluncurkan pesta demokrasi Pilkada 2018. (Antaranews Kepri/Niko Panama)

Merupakan tugas KPU untuk menyampaikan informasi tentang pilkada kepada pemilih dari berbagai lapisan masyarakat, tidak hanya mahasiswa namun komunitas serta keluarga pun kami sasar
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Tanjungpinang, Kepulauan Riau, membidik pemilih pemula dengan meningkatkan sosialisasi pilkada di kampus.

Ketua KPU Tanjungpinang Robby Patria, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, sosialisasi pilkada akan digelar di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI MU) pada Kamis pekan ini.

"Sosialisasi pilkada di STAI MU kalau jadi merupakan kampus pertama yang didatangi KPU Tanjungpinang dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih pada pilkada 27 Juni mendatang," kata Robby.

Setelah kegiatan di STAI MU, kata dia KPU Tanjungpinang juga akan menyosialisasikan pilkada di kampus lainnya di Tanjungpinang. Sosialisasi ini untuk merespons besarnya jumlah mahasiswa yang menjadi pemilih di Tanjungpinang.

Menurut dia, mahasiswa, terutama yang baru pertama kali akan menggunakan hak suara pada Pilkada Tanjungpinang 2018 perlu mendapat pendidikan pemilih. Mereka harus didorong untuk menggunakan hak suaranya, karena satu suara penting untuk masa depan Tanjungpinang.

"Merupakan tugas KPU untuk menyampaikan informasi tentang pilkada kepada pemilih dari berbagai lapisan masyarakat, tidak hanya mahasiswa namun komunitas serta keluarga pun kami sasar," katanya.

Menurut dia, organisasi kemahasiswaan juga penting untuk diberikan pemahaman mengenai pilkada dan kepemiluan sebab dari organisasi ini kegiatan mahasiswa bergerak. Organisasi juga tempat berkumpulnya anak-anak muda yang aktif, kreatif dan inovatif.

"Sehingga, kami harapkan setelah kegiatan ini informasi yang di dapat tidak berhenti sampai di situ, tapi bisa menyebarluaskan lagi informasi tersebut melalui saluran-saluran penggunaan teknologi informasi yang dimiliki," katanya.

Ia berharap seusai mendapat pendidikan pemilih, mahasiswa tidak apatis terhadap pemilu, melainkan ikut berpartisipasi untuk mendapatkan pemimpin terbaik lima tahun ke depan.

Di sela sela waktu kosong, KPU Tanjungpinang juga akan meminta izin kepada kepala sekolah SMA dan SMK di Tanjungpinang agar Komisioner KPU bisa menjadi pembina upacara.

Saat menjadi pembina upacara, Komisioner KPU Tanjungpinang dapat menyampaikan informasi penting tentang pilkada yang saat ini sudah memasuki masa kampanye.

"Karena hasil coklit Kita, jumlah pemilih baru mencapai 12 ribu lebih. Bisa saja itu pemilih pemula atau pemilih dari pindahan daerah lain dan pensiunan TNI maupun Polri," kata Robby.

Dengan jumlah pemilih baru tersebut, maka KPU harus turun di semua lapisan. Bahkan, KPU juga sedang mempersiapkan rencana Anugerah Jurnalistik Pilkada khusus Tanjungpinang.

"Tapi sedang dicarikan format idealnya. Semoga dapat terwujud," ujar Robby yang pernah memenangi sejumlah penghargaan jurnalistik tingkat nasional maupun daerah saat menjadi wartawan.

Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar