PPP Kepri "lirik" tokoh masyarakat jelang Pemilu

id PPP Kepri,calon anggota legislatif,pemilu 2019

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) logo. (Antaranews) (/)

Ada sejumlah tokoh masyarakat yang sudah masuk atau akan masuk PPP. Mereka berkeinginan menjadi caleg pada pemilu
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) tertarik untuk menjadikan tokoh masyarakat sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2019.

Ketua PPP Kepri, Syarafudin Aluan, di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah tokoh masyarakat membahas rencana pencalonan pada pemilu.

"Ada sejumlah tokoh masyarakat yang sudah masuk atau akan masuk PPP. Mereka berkeinginan menjadi caleg pada pemilu," ujarnya.

Aluan enggan membeberkan nama tokoh masyarakat tersebut, karena masih ada yang berstatus sebagai ASN. Ia menginginkan ASN tersebut tetap berkonsentrasi melaksanakan tugas dan kewajiban hingga pensiun.

"Sekarang fokus saja dulu bekerja sampai pensiun. Kerja yang maksimal, dan meningkatkan pelayanan merupakan hal yang bagus," ucapnya.

Ia mengemukakan, PPP terbuka dengan siapa saja yang memenuhi persyaratan untuk menjadi anggota atau kader partai. PPP juga terbuka melakukan penjaringan caleg.

Figur yang dapat mencalonkan diri pada pemilu tidak hanya dari kader internal, melainkan juga eksternal. Nama-nama caleg akan ditetapkan dan diajukan ke KPU Kepri pada Juni 2018.

Ia menargetkan kursi di DPRD Kepri pada Pemilu 2019 meningkat dibanding 2014. PPP menargetkan mendapatkan kursi pada setiap dapil sehingga dapat merebut kursi pimpinan.

Ia menyadari keinginan itu tidak mudah direalisasikan. Jika mesin partai bergerak maksimal dan caleg memiliki pengaruh yang kuat di tengah masyarakat, maka target tersebut potensial dapat terealisasi.

"PPP minimal harus memperoleh tujuh kursi untuk merebut kursi pimpinan dan membentuk fraksi sendiri," katanya.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar