Pemkot atur aktivitas tempat hiburan selama Ramadhan

id pemkot tanjungpinang,sekda tanjungpinang,riono,aturan tempat hiburan malam

Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Pemerintah Kota Tanjungpinang akan menyiapkan surat edaran untuk mengatur aktivitas tempat hiburan dan keramaian selama bulan suci Ramadhan 1439 H.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Riono, di Tanjungpinang, Senin, mengatakan Surat Edaran jam operasional tempat hiburan dan keramaian selama Bulan Puasa 2018 mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum, pasal 17 yang mengatur tentang Tertib Tempat Hiburan dan Keramaian.

Sekda mengatakan seluruh tempat hiburan, seperti bilyard, playstation, warung internet, pijat refleksi, panti pijat tunanetra, karaoke keluarga dan KTV karaoke diwajibkan untuk tutup selama lima hari.

Dalam ketentuan tersebut, tempat hiburan di Tanjungpinang tutup dua hari diawal Ramadhan, satu malam pada malam Nuzul Qur'an, dan dua hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Semua tempat usaha tersebut diperbolehkan beroperasi mulai pukul 09.00-22.00 WIB.

"Untuk menghormati umat Islam dalam menjalankan ibadah selama bulan suci Ramadhan, semua tempat usaha di Kota Tanjungpinang harus memenuhi ketentuan yang diatur dalam surat edaran yang ditetapkan Pemko Tanjungpinang," ujarnya saat memimpin Rapat Pembahasan Surat Edaran Jam Operasional Tempat Usaha Hiburan Umum pada bulan Ramadhan 1439 H/2018 M, di Ruang Rapat Kantor Wali Kota, Senggarang.

Selain tempat hiburan tersebut, lanjut Sekda, surat edaran itu juga mengatur tentang tata tertib tempat hiburan dan keramaian, pengaturan jam operasional tempat usaha hiburan maupun usaha tertentu selama bulan Ramadhan.

"Untuk usaha diluar fasilitas hotel, seperti diskotek, pub, live music, panti pijat, dan gelanggang permainan diwajibkan tutup selama bulan puasa," tambahnya.

Sementara usaha rumah makan dan kedai kopi, dibuka sepenuh waktu, tanpa menggunakan tirai penutup, akan tetapi pemilik usaha diharapkan dapat memasang spanduk himbauan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Tidak hanya itu, fasilitas umum, seperti taman kota juga diberi batas kunjungan sampai pukul 24.00 WIB," pungkasnya.

Rapat pembahasan jam operasional tempat hiburan dan keramaian di Kota Tanjungpinang selama bulan ramadhan tersebut, diikuti Kasatpol PP Kota Tanjungpinang, Kepolisian, MUI, LAM, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pihak terkait.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar