Pemprov Kepri tingkatkan kapasitas dermaga Parit Rempak

id BUP Karimun,Karya Karimun Mandiri,parit rempak,pelabuhan kargo

Pelabuhan Kargo Parit Rampak di Kecamatan Meral, Karimun. (Antaranews Kepri)

Pemerintah provinsi membangun infrastruktur dermaga kargo Parit Rempak dari kapasitas sandar kapal berbobot 600 GT menjadi 2.500 GT
Karimun (Antaranews Kepri) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk meningkatkan kapasitas dermaga Pelabuhan Kargo Parit Rempak di Kabupaten Karimun.

"Pemerintah provinsi membangun infrastruktur dermaga kargo Parit Rempak dari kapasitas sandar kapal berbobot 600 GT menjadi 2.500 GT," kata Dirut PT Karya Karimun Mandiri, M Syahrizal di Tanjung Balai Karimun, Senin.

Syahrizal mengatakan, PT KKM selaku BUP Karimun berterima kasih dengan pemerintah provinsi yang telah mengalokasikan anggaran untuk peningkatan kapasitas dermaga kargo Parit Rempak.

Pelabuhan Kargo dan Roro Parit Rempak, menurut dia, pelabuhan yang strategis karena berada di Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone.

Pelabuhan ini ditargetkan sebagai pelabuhan penunjang upaya pemerintah daerah mewujudkan visi dan misi pembangunan berbasis kemaritiman.

"Pemerintah kabupaten juga mendorong Pelabuhan Parit Rempak bisa menjadi pelabuhan besar, tidak kalah dengan pelabuhan-pelabuhan besar di daerah lain," ujarnya.

Meski pengerjaannya dilakukan kontraktor, Syahrizal menegaskan akan ikut mengawasi jalannya pekerjaan sehingga hasilnya benar-benar sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.

"Kalau pengerjaannya tidak benar, maka yang merasakan dampaknya adalah pengguna jasa. Pengguna jasa harus merasa nyaman, dan menjadi kewajiban bagi kami untuk ikut melakukan pengawasan," kata dia.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Karimun Fajar Harison Abidin mengatakan, pembangunan infrastruktur pelabuhan kargo Parit Rempak dilakukan secara bertahap oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kepri.

Fajar mengatakan, tahun ini anggaran yang dialokasikan pemerintah provinsi sebesar Rp10 miliar.

"Proyek ini masih dalam tahap pelelangan. Lebih rincinya, silakan tanyakan ke Dinas Perhubungan Provinsi Kepri," ujarnya.

Pelabuhan Kargo Parit Rempak semula ditargetkan sebagai pengganti pelabuhan bongkar muat Taman Bunga yang dikelola PT Pelindo I karena pelabuhan ini dinilai sudah tidak layak, sempit dan berada di tengah kota bahkan di depan kediaman dinas Bupati Karimun.

Bupati Karimun Aunur Rafiq tiga tahun lalu, menargetkan batas waktu pemindahan aktivitas bongkar muat dari Taman Bunga ke Parit Rempak, tetapisampai saat ini belum terealisasi karena terkendala kapasitas sandar dermaga yang masih kecil. Baca juga: Bupati Karimun tunggu izin operasional Parit Rempak
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar