KPU imbau warga proaktif cocokkan data pemilih

id coklit,data pemilih,KPU Batam

Komisi Pemilihan Umum (Antaranews)

Masyarakat harus proaktif dalam pencoklitan, memastikan namanya masuk dalam data calon pemilih
Batam (Antaranews Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Batam Kepulauan Riau mengimbau masyarakat proaktif dalam pencocokan dan penelitian data pemilih untuk Pemilu Legislatif dan Presiden 2019.

"Masyarakat harus proaktif dalam pencoklitan, memastikan namanya masuk dalam data calon pemilih," kata Komisioner KPU Batam, Jernih Milyati Siregar di Batam, Kamis.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan Panitia Pendaftaran Pemilih, pelaksanaan coklit terkendala dengan banyaknya warga yang tidak ada di tempat saat didatangi. Bahkan ada yang berkali-kali disinggahi, kediaman tetap kosong.

Karenanya, KPU mengajak masyarakat untuk datang ke pengurus Rukun Tetangga dan Rukun Warga setempat untuk di-coklit langsung, memastikan namanya masuk dalam daftar pemilih.

"Karena biasanya Pantarlih adalah RT/RW dan tokoh setempat, yang dikenal oleh banyak warga," kata dia.

Sementara itu, hingga pekan kedua pelaksanaan coklit, Pantarlih sudah memverifikasi 38 persen dari total rumah warga yang harus didatangi.

Dari hasil sementara, Pantarlih mencocokan data 210.632 orang dengan data dari Data Penduduk Pemilih Potensial sebanyak 825.775 orang.

Berdasarkan coklit sementara itu, Pantarlih melaporkan 81.194 pemilih pemula di seluruh Batam.

Pemilih baru, kata dia, terdiri dari pemilih pemula, pensiunan TNI yang baru mendapatkan hak pilihnya dan juga pendatang yang baru saja melakukan mutasi KTP ke Batam.

Pemilih pemula, kata dia, adalah warga yang berusia minimal 17 tahun pada saat Pemilu berlangsung, atau anak kelahiran 2002.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar