Kapal pembawa BBM terbakar bukan milik Pertamina

id Kapal pertamina terbakar

Sebuah perahu melintas di lokasi terbakarnya kapal kayu milik warga sipil di Natuna. (Antaranews Kepri/Cherman)

Kapal itu terbakar setelah melakukan pengisian bahan bakar minyak premium milik Pertamina, dan itu bukan dermaga Pertamina, tapi dermaga umum,
Batam (Antaranews Kepri) - Area Manager Communication and Relations PT Pertamina Sumbagut, Rudi Ariffianto kepada Antara dari Batam, membenarkan adanya insiden kapal pembawa bahan bakar minyak jenis premium yang terbakar di dermaga umum di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa.

"Kapal itu terbakar setelah melakukan pengisian bahan bakar minyak premium milik Pertamina, dan itu bukan dermaga Pertamina, tapi dermaga umum," kata dia.

Kondisi saat itu kata Rudi sedang hujan, dan saat kapal itu berangkat meninggalkan dermaga terjadi insiden.

Petugas Pertamina yang berada di lokasi langsung membantu memadamkan api, juga membawa kapal menjauh dari dermaga untuk menghindari ledakan dan penyebaran api.

Baca juga: Terjadi Ledakan di Dermaga Pertamina Natuna

Berdasarkan laporan petugas Pertamina di Natuna, lanjut dia, tidak ada korban kritis akibat kejadian itu, hanya sedikit luka bakar.

"Pertamina melakukan bantuan terhadap upaya pemadaman sekaligus mitigasi membawa kapal itu menjauh dari dermaga agar tidak mengganggu aktivitas lain," kata Rudi.

Kapal kayu yang terbakar bukan milik Pertamina, melainkan kepunyaan konsumen untuk digunakan sendiri, bukan untuk dijual kembali ke pulau-pulau.

Sementara itu, Antara di Natuna melaporkan, kapal kayu sempat meledak di Selat Kampa, Kecamatan Pulau Tiga Barat.

Petugas agen tiket Pelni mengatakan kapal kayu berukuran 18 GT itu melakukan pengisian BBM untuk diangkut ke Midai. (Antara)

 
Pewarta :
Editor: Danna Tampi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar