Polres Karimun kerahkan 328 personel Operasi Ketupat

id Polres Karimun,Operasi Ketupat Seligi 2018,Hengky Pramudya,pengamanan mudik,lebaran

Bupati Karimun Aunur Rafiq didampingi Kapolres AKBP Hengky Pramudya beserta FKPD menginspeksi pasukan dalam apel Operasi Ketupat Seligi 2018 di Mapolres Karimun, Rabu (6/6). (Antaranews Kepri/Rusdianto)

Kami juga dibantu personel dari TNI dan instansi terkait lainnya. Mereka akan bertugas melalui Operasi Ketupat Seligi 2018 yang merupakan operasi kemanusiaan,
Karimun (Antaranews Kepri) - Kepolisian Resor Karimun, Kepulauan Riau mengerahkan 328 personel untuk mengamankan arus mudik dan balik dan Lebaran dalam Operasi Ketupat Seligi 2018.

"Kami juga dibantu personel dari TNI dan instansi terkait lainnya. Mereka akan bertugas melalui Operasi Ketupat Seligi 2018 yang merupakan operasi kemanusiaan," kata Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seligi 2018 di Mapolres Karimun, Rabu sore.

Hengky Pramudya mengatakan, Operasi Ketupat Seligi 2018 akan dimulai secara serentak mulai 7 Juni hingga 24 Juni 2018.

"Jadi, pukul 00.00 WIB malam nanti, semua personel sudah memasuki pos masing-masing," kata dia.

Kapolres menjelaskan, pihaknya menyiapkan sembilan pos pengamanan maupun pelayanan, baik di pusat keramaian maupun di pelabuhan-pelabuhan.

Pos-pos tersebut antara lain di Mapolres Karimun sebagai sentra pengamanan yang dikoordinasikan dengan pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah titik.

Mekanisme pengamanan, lanjut dia, dengan mengerahkan personel yang siaga di Polres, kemudian ditambah personel Brimob sebagai tim pemukul, tim patroli pengamanan, satgas bantuan dari Polisi Perairan, kemudian tim logistik, dan tim satgas pelayanan kesehatan.

"Operasi Ketupat Seligi merupakan operasi kemanusiaan untuk memberikan rasa aman, nyaman bagi warga yang mudik, dan merayakan Lebaran," tuturnya.

Bupati Karimun Aunur Rafiq usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seligi 2018 mengatakan, pemerintah daerah menyambut baik dan mendukung sepenuhnya pengamanan yang dilakukan kepolisian didukung TNI dan instansi terkait.
 
Bupati Karimun Aunur Rafiq menyematkan pita kepada personel Operasi Ketupat Seligi 2018. (Antaranews Kepri/Rusdianto)


"Sesuai amanat Kapolri yang dibacakan tadi, ada beberapa penekanan dalam Operasi Ketupat Seligi, pertama pengamanan arus mudik dan arus balik, kedua masalah kebutuhan pokok, ketiga pengamanan kegiatan transportasi, dan keempat pencegahan terorisme," ujarnya.

Dia berharap seluruh personel yang terlibat dapat bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Paling penting adalah pengamanan pintu-pintu masuk pelabuhan, baik pelabuhan domestik internasional, pelabuhan roro Parit Rempak maupun pelabuhan antarpulau seperti Pelabuhan Tanjung Maqom," kata dia.

Dia juga berharap Operasi Ketupat Seligi 2018 juga mengawasi keamanan dan keselamatan kapal, termasuk juga kelayakan kapal.

Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seligi 2018 juga diwarnai dengan pengecekan personel dan sarana prasarana yang digunakan oleh personel, seperti mobil patroli yang disiapkan kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, hingga pengecekan kendaraan yang digunakan personel Brimob.
Pewarta :
Editor: Kabiro kepri
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar