Ratusan warga gunakan Kapal Roro menuju Batam

id arus mudik 2018,arus mudik kepri

Sebuah kapal RoRo disiagakan untuk mengangkut arus mudik Lebaran 2018

hampir setiap jam kapal roro berlayar dari Tanjunguban menuju Batam. Puluhan mobil silih berganti antre di lapangan parkir yang tidak jauh dari pelabuhan.
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Ratusan warga Tanjungpinang dan Bintan, Kepulauan Riau, menggunakan jasa kapal "roll on-roll" off (roro) untuk mudik ke Batam.

Berdasarkan pantauan Antara di Pelabuhan Tanjunguban, Bintan, Senin, hampir setiap jam kapal roro berlayar dari Tanjunguban menuju Batam. Puluhan mobil silih berganti antre di lapangan parkir yang tidak jauh dari pelabuhan.

"Pelabuhan ini satu-satunya akses menuju ke Batam jika ingin membawa kendaraan. Jadi ini memang sangat membantu," kata Hadi, salah seorang penumpang.

Hadi, warga kelahiran Batam yang bekerja dan tinggal di Tanjungpinang setiap libur panjang pulang ke kampung halamannya dengan menggunakan kapal roro. Perjalanan laut ditempuh dari Tanjunguban menuju Pelabuhan Punggur Batam selama sekitar 1,5 jam.

"Sekarang mulai sulit mencari kendaraan sewa di Batam. Jadi kami bawa kendaraan sendiri ke Batam," katanya.

Sementara itu, Irin, salah seorang warga Tanjungpinang, memilih menggunakan kapal roro karena ingin berlebaran di rumah saudaranya di Batam. Di Pelabuhan Tanjung Uban ia sudah mengantre selama sekitar sejam sebelum membawa mobilnya masuk ke dalam kapal.

"Kami kumpul di rumah saudara di Batam. Lebaran ketiga kembali lagi ke Tanjungpinang," katanya yang sehari-hari bekerja di Pemprov Kepri.

Sementara itu, Roni, salah seorang warga Tanjungpinang yang bekerja di perusahaan galangan kapal di Batam memilih pulang kampung dengan menggunakan mobil pribadi karena lebih efisien. Ia bersama istrinya hanya dikenakan Rp247.000 untuk sekali menyeberang.

Kalau menggunakan kapal cepat dari Pelabuhan Punggur Batam menuju Pelabuhan Sri Bintan Pura menghabiskan biaya sekitar Rp110.000, tidak termasuk ongkos taksi.

"Ongkos taksi menuju Pelabuhan Punggur, kemudian ongkos taksi dari Pelabuhan Sri Bintan Pura menuju rumah orang tua cukup besar. Lagi pula sulit mendapatkan mobil sewa sekarang. Kalau ada pun biaya sewanya sangat mahal," kata dia.

Aries, salah seorang warga Batam berharap di Tanjungpinang disiapkan pelabuhan roro mengingat cukup dibutuhkan.

"Kalau sekarang, kami membutuhkan waktu sekitar empat jam ke Tanjungpinang dengan menggunakan kapal roro. Dua jam perjalanan darat dari Bintan ke Tanjungpinang, dan satu jam perjalanan dari rumah menuju Pelabuhan Punggur," pungkasnya. (Antara)

 
Pewarta :
Editor: Danna Tampi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar