Polres Tanjungpinang ungkap motif pembunuhan Supartini

id motif pembunuhan janda,Polres Tanjungpinang,AKBP Ucok Lasdin Silalahi

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi. (Antaranews Kepri/Pradanna Putra)

Korban minta tersangka menikahinya, namun tersangka menolak. Pelaku merasa malu jika permasalahan itu diketahui keluarga, dan akhirnya membunuh korban
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Pihak Kepolisian Resor Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau akhirnya berhasil mengungkap motif pembunuhan secara sadis yang dilakukan N, salah seorang manajer perusahaan perumahan terhadap Supartini, janda beranak satu.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi di kebun milik N di Jalan Ganet Tanjungpinang, Kamis, mengatakan tersangka membunuh korban karena diminta pertanggungjawaban atas kehamilan korban.

"Korban minta tersangka menikahinya, namun tersangka menolak. Pelaku merasa malu jika permasalahan itu diketahui keluarga, dan akhirnya membunuh korban," kata Kapolres.

Percekcokan antara korban dengan pelaku terjadi ketika berada di salah satu restoran di Jalan Bakar Batu Tanjungpinang pada Jumat malam pekan lalu. Kemudian korban dibawa tersangka ke kebun, dekat rumahnya di Jalan Ganet, Tanjungpinang.

Kemudian korban dihabisi oleh N dengan cara yang sadis. Korban sebelum dibunuh, disiksa oleh pelaku. Pelaku memukul kepala korban dengan menggunakan kayu bakau sebanyak enam kali.

Kemudian tubuh korban yang mengandung bayi berusia dua tahun itu ditutup karung. Pada bagian tubuh, termasuk kaki dan tangan korban diikat dengan tali plastik.

Pelaku sempat berencana menguburkan korban di kebun miliknya, namun akhirnya berubah pikiran. Pelaku kemudian membawa korban dengan menggunakan mobil miliknya menuju Jembatan 3 Tanjungpinang.

Jasad korban mengapung setelah dua hari dibuang oleh tersangka. Pertama kali, seorang nelayan yang menemukan jasab korban.

"Kami mendalami kasus itu, mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi dan merangkainya. Kemudian masuk pada satu kesimpulan yang menguatkan bahwa N, pelakunya," katanya.

N yang berusia 58 tahun juga sudah mengakui bahwa dirinya yang membunuh Supartini (37), warga di Lapangan Diana, Bukit Cermin, Tanjungpinang.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar