Mahasiswa KKN Umrah sosialisasi pelayanan keamanan desa

id mahasiswa KKN,umrah,pelayanan keamanan desa,revolusi mental,lingga

Mahasiswa KKN dan perangkat desa serta aparat kepolisian foto bersama (Antaranews Kepri/Nurjali)

Kami ingin membentuk suatu sistem keamanan yang arahnya lebih baik lagi, ini juga sebagai emban amanah yang di berikan pihak kampus
Lingga (Antaranews Kepri) - Mahasiswa Kelompok Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Maritim Raja Ali Haji menyosialisasikan tentang pelayanan keamanan desa di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau dengan tema Revolusi Mental.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Satuan Binmas Polres Lingga AKP Supama ini, diikuti masyarakat dan perangkat desa setempat.

"Kami ingin membentuk suatu sistem keamanan yang arahnya lebih baik lagi, ini juga sebagai emban amanah yang di berikan pihak kampus," Kata ketua KKN Umrah di Desa Lanjut, Budi Prasetyo kepada Antara, Kamis.

Pengenalan revolusi mental sebagai konsep sistem keamanan di masyarakat sangat penting untuk dikenalkan, di era reformasi ini, menurutnya, pemerintah desa khususnya perangkat desa dituntut untuk mampu membuat sebuah terobosan untuk melakukan revolusi mental. Untuk menciptakan keharmonisan dan keamanan dalam suatu desa dibutuhkan pendekatan, para perangkat desa dituntut untuk mampu mewujudkan hal tersebut.

Salah satu langkah yang paling tepat adalah dengan melakukan revolusi mental, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan dalam suatu desa. Konflik-konflik sosial, kenakalan remaja serta penyakit masyarakat yang mungkin saja dapat terjadi di wilayah perdesaan dapat ditekan bahkan diberantas dengan melakukan pendekatan reolusi mental.

"Seperti kata pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati, sosialisasi ini dilakukan untuk pencegahan lebih awal," sebutnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai pihak, salah satunya adalah kepolisian dan Bhabinsa dari TNI AD. Pertemuan yang digelar di Balai Desa Lanjut tersebut berlangsung dengan kekeluargaan.

Ketua BPD Desa Lanjut Muhammad Suef mengatakan, Desa Lanjut memiliki berbagai potensi alam yang saat ini belum terkelola dengan baik. Sehingga kehadiran anak-anak KKN di Desa Lanjut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar untuk dapat mengelola potensi yang ada dengan berbagai inovasi dan ide-ide dari Mahasiswa.

"Disini memiliki potensi yang luar biasa, kami ini seperti mutiara jangan sampai diinjak-injak kami memiliki lahan pertanian dan perikanan yang sudah disiapkan jika pemerintah membutuhkan," sebutnya. (Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar