BUMN Hadir : Irma ingin perkenalkan budaya Melayu Lingga

id Irma Ningsih,Siswa Mengenal Nusantara,SMN,BUMN Hadir untuk Negeri

BUMN Hadir : Irma ingin perkenalkan budaya Melayu Lingga

Irma Ningsih peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) dari Kabupaten Lingga. (Antaranews Kepri/Nurjali)

Jika kita membangun Indonesia ini dengan budaya, maka yakinlah kesejahteraan dari berbagai sektor akan mudah kita dapat
Lingga (Antaranews Kepri) - Siswi kelas XI SMA Negeri 1 Lingga yang memiliki nama lengkap Irma Ningsih, berdomisili di Daiklingga Ibukota Kabupaten Lingga ini, ingin memperkenalkan budaya Melayu yang ada di Kabupaten Lingga ke Nusa Tenggara Barat. Setelah dirinya lolos seleksi dan dipercaya untuk mewakili Kabupaten Lingga melalui ajang Siswa Mengenal Nusantra, yang digelar tiga BUMN, Pelindo, Persero Batam dan Kantor Berita Antara.

Menjalankan amanah orang tua untuk selalu hidup sederhana, Irma salah seorang putri dari keluarga sederhana yang ayahnya bekerja sebagai buruh lepas dan ibunya seorang Ibu rumah tangga ini mengaku sejak kecil sudah banyak belajar tentang seni dan budaya, yang ada di Kabupaten Lingga khususnya di wilayah tempat tinggalnya. 

"Jika kita membangun Indonesia ini dengan budaya, maka yakinlah kesejahteraan dari berbagai sektor akan mudah kita dapat," sebutnya.

Menurut kacamata Irma, budaya Melayu Kabupaten Lingga misalnya, yang mengadopsi dari budaya yang telah ada sejak zaman kesultanan Riau Lingga terbukti berhasil membangun berbagai infrastruktur yang kini dinikmati sebagai wisata sejarah yang ada di Kabupaten Lingga. Konsep keagamaan yang dijadikan sebagai tiang untuk membangun mental masyarakat menjadikan Kabupaten Lingga, sebagai Bunda Tanah Melayu dengan keberagamannya.

Masyarakat Melayu Kabupaten Lingga sangat memiliki jiwa keramah tamahan sehingga, dari berbagai suku ras dan agama yang tinggal dan menetap di Kabupaten Lingga, menjadi sangat nyaman bergaul dan terus tinggal di tanah Sultan ini. Dengan keberhasilan para panglima perang melayu menjajaki beberapa negara-negara diwialayah Asia, membuat Kabupaten Lingga saat ini menjadi kota sejarah yang banyak dikunjungi oleh wisatawan luar.

Selain itu, potensi alam peninggalan para sultan kerajaan melayu Lingga, hingga saat ini menjadi salah satu tumpuan pendongkrak perekonomian masyarakat Kabupaten Lingga salah satunya adalah bahan makanan sagu yang cukup dikenal di Kabupaten Lingga untuk dijadikan kuliner khas Kabupaten Lingga, yang dikolaborasikan dengan hasil perikanan Kabupaten Lingga yang merupakan daerah kepulauan dengan luas lautnya hampir sembilan puluh persen, dan hanya memiliki luas daratan yang lebih kecil dari luas lautannya.

"Dengan berbagai potensi inilah yang membuat, kami akan membawa bekal ini ke NTB yang juga ada dari daerah melayu," sebutnya. (Antara)

Baca juga: BUMN Hadir - Sofhiana perkenalkan perigi Air Raja Lancang Kuning

Baca juga: BUMN Hadir - Sri Wahyuni ingin perkenalkan pariwisata Kota Batam
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar