Setahun Bakamla lakukan operasi nusantara sembilan kali

id Bakamla,Operasi nusantara,KN Belut

Kapten Kapal KN Belut Laut 4806, AKBP Nyoto Saptono (Antaranews Kepri/Messa Haris)

Batam (Antaranews Kepri) - Badan Keamanan Laut (Bakamla) melakukan operasi nusantara sembilan kali dalam setahun untuk mengamankan perairan dari kejahatan seperti penyelundupan dan perdagangan manusia atau "human trafficking".

"Operasinya ditentukan oleh pusat apabila ada ancaman kita langsung bergerak," kata Kapten Kapal KN Belut Laut 4806, AKBP Nyoto Saptono, di Batam, Senin.

AKBP Nyoto mengatakan Bakamla memiliki delapan kapal dengan tipe 348. Kapal-kapal tersebut lanjut AKBP Nyoto, ditempatkan di zona tengah, barat dan timur.

"Masing-masing zona ada dua unit kapal, untuk zona barat ada di Batam, zona tengah di Manado dan zona timur di Ambon, dua unit lagi untuk memback up zona barat, tengah dan timur," ujar AKBP Nyoto.

AKBP Nyoto menambahkan KN Belut Laut 4806 memiliki daerah operasi mulai dari Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau hingga ke Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Saat ini, lanjut AKBP Nyoto, ancaman yang dominasi di laut dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) masih pada penyelundupan, BBM ilegal dan barang-barang bekas eks Singapura.

"Kemarin kita tangkap dan menjadi perhatian nasional adalah pencurian kabel serat optik dan itu Bakamla bekerjasama dengan Telkomsel," papar AKBP Nyoto.

Pencurian kabel serat optik kata AKBP Nyoto menjadi prioritas pada poros maritim. "Jadi yang kita bicarakan adalah hal yang vital, salah satunya kabel serat optik dan kemarin kita tangkap ada tiga kilo 200 meter," kata AKBP Nyoto. 

Selain kabel serat optik, lanjut AKBP Nyoto, narkoba masih juga menjadi salah satu ancaman yang paling teratas. 

"Karena narkoba yang paling mudah peredaran adalah di perairan terutama di daerah-daerah perbatasan," papar AKBP Nyoto.

Pola-pola yang dilakukan para penyelundup narkoba lanjut AKBP Nyoto adalah dengan kapal cepat dan kapal tradisional.

"Itu selalu kita jaga terus dan semaksimal mungki dan perlu kita ketahui narkoba adalah kejahatan yang luar biasa karena berdampak kepada generasi muda," papar AKBP Nyoto.(Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar