Komposisi Bawaslu Lingga penuhi keterwakilan perempuan

id Bawaslu Lingga,keterwakilan perempuan,komisioner

Ketua Bawaslu Lingga, Zamroni. (Antaranews Kepri/Nurjali)

Kami akan langsung 'start' bekerja dan semoga personel baru ini, menambah kekuatan kita untuk pengawal pemilu serentak ini
Lingga (Antaranews Kepri) - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Lingga yang dulunya diduduki tiga komisioner laki-laki, kini salah satunya perempuan.

Selain memenuhi keterwakilan perempuan, komposisi Bawaslu Lingga hasil seleksi ulang Bawaslu RI tersebut juga diisi satu komisioner lama, Zamroni.

"Alhamdulillah kami terpilih kembali, dan satu orang rekan komisioner kita adalah perempuan," kata Ketua Bawaslu Lingga yang kembali terpilih Zamroni, kepada Antara, Selasa.

Salah satu komisioner perempuan tersebut sebelumnya juga pernah masuk empat besar sebagai komisioner KPU Lingga dan berada di peringkat keempat.

Komisioner atas nama Fidya Asrina, sebelumnya juga menjadi honorer di Sekretariat Daerah Kabupaten Lingga, dengan terpilihnya dirinya menjadi komisioner maka Fidya akan mengundurkan diri dari posisi tersebut.

Ardi Aulia yang juga kembali terpilih mengatakan, dengan adanya tambahan personel baru keterwakilan perempuan ini diharapkan akan menambah semangat baru bagi Bawaslu Lingga untuk mengawal pesta demokrasi yang akan berlangsung sebentar lagi dan tahapannya sudah dimulai.

"Kami akan langsung 'start' bekerja dan semoga personel baru ini, menambah kekuatan kita untuk pengawal pemilu serentak ini," sebutnya.

Saat ini, menurutnya, Bawaslu Lingga akan langsung mengawal proses pengumuman Daftar Calon Sementara (DCS) yang telah di umumkan oleh KPU Kabupaten Lingga. Dimana proses DCS saat ini adalah meminta tanggapan dari masyarakat, dia mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar memperhatikan pengumuman yang telah disampaikan oleh KPU.

Demi menjamin Pemilu yang bersih, dirinya juga mengajak seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Lingga untuk bersama-sama mengawal para calon anggota legislatif.

Selain itu, dia juga meminta agar masyarakat pro aktif mengecek ke PPK dan PPS setempat atau melalui sistem "online" apakah dirinya sudah terdaftar sebagai pemilih, agar nanti dapat memberikan suara pada pemilu serentak DPR/DPRD provinsi/DPRD kabupaten/kota, DPD dan Pemilihan Presiden dan wakil presiden. (Antara)     
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar