MUI: Vaksin MR mengandung babi dan organ manusia

id vaksin MR,measles dan rubella,LPPOM MUI,Kepulauan Riau,fatwa MUI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) (antaranews.com)

Besok (21/8), kami tinggal menunggu penetapan fatwa terhadap vaksin MR berdasarkan hasil lab LPPOM MUI tersebut
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuktikan bahwa vaksin Measles Rubella (MR) positif  mengandung babi dan "Human Deploit Cell" atau bahan dari organ manusia.

"Hasil laboratorium itu benar, dan telah dibacakan dalam Sidang Komisi Fatwa MUI (15/8) lalu di Jakarta. Pleno akan kembali dilanjutkan kepada seluruh pengurus, (21/8) besok," kata Sekretaris Umum MUI Kepulauan Riau, Edi Safrani, Senin.

Kata Edi, artinya bahan di dalam vaksin MR yang diproduksi oleh Serum Institute of India (SII) tersebut mengandung babi dan organ manusia.

"Besok (21/8), kami tinggal menunggu penetapan fatwa terhadap vaksin MR berdasarkan hasil lab LPPOM MUI tersebut," tegasnya.

Edi menjelaskan bahwa berdasarkan data kandungan yang diteliti LPPOM MUI, di dalam vaksin MR terdapat bahan yang bersal dari babi, yaitu gelatin yang berasal dari kulit babi, dan tripsin yang berasal dari pankreas babi. 

Serta, pada proses produksi vaksin yang bersentuhan dengan bahan babi, yaitu Lactalbumin hydrolisate sebagai media yang kaya protein dalam proses produksi vaksin tersebut.

"Selain itu ada pula bahan yang berasal dari organ tubuh manusia, yaitu Human Deploit Cell," tegasnya.

Menurut Edi, MUI di Kepri tinggal menunggu fatwa yang dikeluarkan dari MUI di Jakarta untuk segera disosialisasikan di daerah.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar