PLN tanam 500 pohon di taman wisata alam

id Pln batam,Konservasi

Direktur Keuangan dan SDM PLN Batam, Bayu Widiarto menyerahkan bibit pohon pulai yang akan ditanamka di Taman Wisata Alam, Muka Kuning, Kota Batam, kepada Kepala Seksi Konservasi wilayah II Kota Batam, Decky Hendra Prasetya. (Antaranews Kepri/Messa Haris)

Kerjasama ini untuk kita semua dan masyarakat
Batam (Antaranews Kepri) - PLN Batam menanam 500 bibit pohon pulai di kawasan hutan konservasi Taman Wisata Alam (TWA), Muka Kuning, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau guna menjaga keasrian kota industri tersebut.

Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Samsul Bahri, di Batam, Selasa (4/9), mengatakan, penanam bibit pohon tersebut diharapkan nantinya bisa membuat area KWA yang berdekatan dengan kawasan industri kembali asri.

"PLN memiliki CSR untuk lingkungan dan kita memang ada kerjasama dengan Kementerian Kehutanan mengenai hutan konservasi," kata dia.

Selain melakukan penanaman 500 bibit pohon pulai, PLN Batam juga melakukan kerjasama pengelolaan jaringan listrik melalui kawasan hutan TWA Muka Kuning dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, Seksi konservasi wilayah II Batam.

"Ada kawasan yang harus kita kelola bersama agar sumber air dan asrinya Kota Batam tetap terjaga," kata Samsul.

Direktur Keuangan dan SDM PLN Batam, Bayu Widiarto, mengatakan kerjasama antara PLN Batam dengan BKSDA sangat penting khususnya yang berkaitan dengan transmisi.

"Kerjasama ini untuk kita semua dan masyarakat," paparnya.

Ia menyatakan dalam hal pemanfaatan hutan konservasi tidak ada sistem pinjam pakai.Pola yang digunakan adalah kerjasama.

"PLN memiliki sekitar 100 tiang lebih di kawasan konservasi, sehingga keindahan di kawasan konservasi perlu kita jaga sesegera mungkin," ucapnya.

Kepala Seksi Konservasi wilayah II Kota Batam, Decky Hendra Prasetya mengatakan penanaman pohon merupakan program yang sudah lama dilakukan BKSDA dengan PLN Batam.

"Setiap tahun kita bersama-sama menambal sulam lahan hutan ini karena ada yang bolong dan dijadikan kebun," katanya.

Dengan adanya penghijauan tersebut diharapkan kawasan konservasi tetap lestari dan terjaga keasriannya.(Antara)
Pewarta :
Editor: Danna Tampi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar