Mendagri belum berhentikan Bupati Lingga

id Mendagri,berhenti,bupati lingga,alias wello,kpu kepri,arison

Alias Wello (Antaranews Kepri/Nurjali)

Boleh, aturan memperbolehkan Alias untuk menyerahkan surat tersebut jika hingga hari ini Mendagri tidak menerbitkan surat pemberhentian atas dirinya
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo hingga kini belum menerbitkan surat pemberhentian Alias Wello dari jabatan Bupati Lingga, Kepulauan Riau, sebagai syarat pendaftaran calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada Pemilu 2019.

Komisioner KPU Kepri Arison di Tanjungpinang, Rabu, mengaku sudah berkomunikasi dengan penghubung Alias terkait persoalan itu, mengingat batas akhir penyerahan kelengkapan administrasi yaitu hari ini pukul 24.00 WIB.

"Menurut Pak Adi (penghubung), Pak Alias berada di Jakarta menunggu surat pemberhentian dari Mendagri," ucapnya.

Arison mengatakan Alias masih bisa ditetapkan KPU RI sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), meski Mendagri tidak menerbitkan surat pemberhentian terhadap dirinya.

Alias cukup menyerahkan surat pernyataan bahwa hingga 19 September 2018 Mendagri belum menerbitkan surat pemberhentian atas dirinya.

Surat itu sebagai syarat administrasi untuk memuluskan niatnya mencalonkan diri sebagai calon anggota DPD RI.

"Boleh, aturan memperbolehkan Alias untuk menyerahkan surat tersebut jika hingga hari ini Mendagri tidak menerbitkan surat pemberhentian atas dirinya," ucapnya.

Arison mengatakan sempat meragukan pencalonan Alias Wello sebagai anggota DPD RI dapil Kepri, karena ?sampai sekarang masih memimpin Lingga. Namun menurut dia, kemudian Alias menunjukkan keseriusannya untuk mencalonkan diri, seperti memperbaiki berkas administrasi dan dukungan masyarakat kepada dirinya.

"Kalau dilihat dari sikapnya, tampaknya serius, tidak main-main. Kalau main-main tidak mungkin perbaiki berkas administrasi dan dukungan," katanya.

Selain pencalonan DPD RI, Arison mengemukakan hari ini juga batas akhir penyerahan surat pemberhentian dari partai politik terhadap bakal calon anggota DPRD Kepri yang pindah partai. Menurut dia, ada 4 caleg yang pindah partai yakni Afrizal, Syarifah Elvizanah, Agung dan Rosmery.

Afrizal dan Syarifah, anggota Fraksi Demokrat DPRD Kepri yang pindah ke Partai Nasdem. Agung yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Tanjungpinang dari PKPI juga pindah ke Partai Nasdem. Sedangkan Rosmery kader Partai Golkar pindah ke PDIP.

"Penetapan Daftar Calon Tetap pada 20 September 2018," katanya.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar