Polda Kepri catat 11 potensi konflik jelang pemilu

id Kapolda Kepri,Andap Budhi,potensi konflik,pemilu

Kapolda Kepri Irjen Andap Budhi (Antaranews Kepri/Dok Humas Polda Kepri)

Kita evaluasinya dalam konteks kekinian mengenai kerawanan pelaksanaan Pemilu dan memetakan potensi konflik yang ada di Provinsi Kepri
Batam (Antaranews Kepri) - Polda Provinsi Kepulauan Riau mencatat ada 11 potensi konflik di kawasan tersebut yang kerap terjadi menjelang pemilihan umum (Pemilu) pada 17 April 2019 mendatang.

Kapolda Kepri, Irjen Andap Budhi Revianto, di Batam, Kamis, mengatakan pemetaan konflik yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

"Artinya ini sebagai acuan kami untuk menyiapkan rencana pengaman secara detail," katanya. 

Sayangnya Kapolda enggan membeberkan 11 potensi konflik yamg diperkirakan akan terjadi di Provinsi Kepri.

Kapolda mengatakan pihaknya juga akan melakukan pengamanan ekstra terhadap logistik pemilu ke pulau-pulau terdepan.

"Kan itu sudah ada pelaksana yaitu KPU, tapi kalau bicara pengamanan kita siap," katanya.

Menurut Kapolda, di Provinsi Kepri akan dilangsungkan dua pemilu yaitu pemilihan legislatif dan pemilihan presiden serta wakil presiden.

Kapolda meminta saat pemilu berjalan semua pihak bersama-sama bergandengan tangan untuk menciptakan keamanan di wilayahnya masing-masing. 

"Sehingga pemilu aman dan program pembangunan dapat terlaksana dengan baik," katanya. 

Sebelumnya Kapolda mengatakan, pihaknya akan melakukan identifikasi dan belajar saat pelaksaan pemilu di tahun-tahun sebelumnya. 

"Kita evaluasinya dalam konteks kekinian mengenai kerawanan pelaksanaan pemilu dan memetakan potensi konflik yang ada di Provinsi Kepri," ujarnya.

Selain itu kata Kapolda, pihaknya sudah mempersiapkan diri apabila ada hal-hal yang terjadi di luar dugaan. 

"Istilah kami kontigensi dan kita akan berkomunikasi dengan penyelenggara serta pengawas untuk mengamankan Pemilu 2019," katanya. (Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar