Tidak ada penundaan pembangunan infrastruktur di Batam

id infrastruktur batam

Kawasan perbelanjaan Nagoya, Kota Batam setelah dilakukan pembenahan infrastruktur oleh Pemkot. (ANTARA News Kepri/Pradanna Putra)

Ia mengatakan proyek-proyek itu hingga kini masih berjalan sesuai jadwal dan diharapkan selesai sebelum tahun anggaran berakhir.
Batam (Antaranews Kepri) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, memastikan tidak ada penundaan pembangunan infrastruktur dalam APBD Perubahan 2018, sesuai dengan komitmen pemerintah yang mengutamakan pembangunan bidang itu.

"Tidak ada yang pembangunan infrastruktur yang ditunda, semua yang sudah dianggarkan dalam APBD 2018 tetap jalan," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yumasnur di Batam, Jumat.

Pembangunan infrastruktur yang dikerjakan pada tahun 2018 ini antara lain pelebaran sejumlah ruas jalan, pembenahan drainase dan pembangunan saluran air besar.

Ia mengatakan proyek-proyek itu hingga kini masih berjalan sesuai jadwal dan diharapkan selesai sebelum tahun anggaran berakhir.

Di tempat terpisah, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad juga memastikan penyaluran Dana Percepatan Infrastruktur Kecamatan tetap berjalan sesuai rencana, meskipun APBD mengalami defisit.

"Dana PIK tidak ada yang dipotong, itu yang utama," kata Wakil Wali Kota.

Sebelumnya masyarakat Kota Batam sempat khawatir penyaluran Dana PIK ditunda karena pemerintah kesulitan anggaran.

Warga yang sudah mempersiapkan dukungan untuk pembangunan jalan lingkungan pun sempat urung melanjutkan pembenahan, sebelum perbaikan jalan dilakukan.

"Sempat bingung, kok sudah sampai September, tidak ada kabar. Alhamdulillah, baru dapat kabar, Dana PIK untuk perbaikan jalan di perumahan kami tetap berlanjut," kata warga Tiban, Capo. (Antara)
Pewarta :
Editor: Danna Tampi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar