Bawaslu Tanjungpinang ingatkan caleg tidak langgar aturan kampanye

id Bawaslu

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) (antaranews.com)

kampanye merupakan wujud dari pendidikan politik masyarakat yang dilaksanakan secara bertanggung jawab, karena itu caleg tidak semata-mata hanya menyosialisasikan dirinya dan visi misi.
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Badan Pengawas Pemilu Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengingatkan calon anggota legislatif tidak melanggar aturan kampanye.

"Memasuki masa kampanye Pemilu 2019, Bawaslu Kota Tanjungpinang mengimbau seluruh caleg berkampanye sesuai peraturan," kata Ketua Bawaslu Tanjungpinang Muhamad Zaini, di Tanjungpinang, Sabtu.

Menurut dia, kampanye merupakan wujud dari pendidikan politik masyarakat yang dilaksanakan secara bertanggung jawab, karena itu caleg tidak semata-mata hanya menyosialisasikan dirinya dan visi misi.

Tetapi, kata dia, selama masa kampanye (23 September 2018 - 13 April 2019) caleg diharapkan menjaga kondusivitas daerah, dan mengutamakan politik yang santun.

Zaini menjelaskan Pasal 21 Peraturan KPU Nomor 23 tahun 2018 tentang Kampanye menegaskan bahwa materi kampanye harus sopan yaitu bahasa yang santun dan pantas, harus tertib yaitu tidak mengganggu kepentingan umum.

Dalam ketentuan itu pula diatur materi kampanye yang harus mendidik yaitu informasi bermanfaat dan mencerdaskan pemilih.

"Materi kampanye harus bijak dan beradab yaitu tidak menyerang pribadi, kelompok, golongan, dan tidak bersifat provokatif," ujarnya.

Zaini mengatakan, dalam Pasal 69 Peraturan KPU Nomor 23 tahun 2018 menegaskan bahwa para caleg dilarang kampanye dengan menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan, dan tidak boleh menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye.

Hal yang tidak kalah penting, lanjutnya, sebelum melakukan kampanye, sebagaimana diatur dalam Pasal 29, parpol atau caleg melalui petugas kampanye harus menyampaikan surat pemberitahuan kepada Polres Kota Tanjungpinang, dengan tembusan kepada KPU dan Bawaslu terkait kegiatan kampanye yang akan dilakukan, yang mencakup hari, tanggal, jam, tempat, pelaksana/tim kampanye, jumlah peserta yang diundang, penanggung jawab.

"Harapan kita semua terwujud kampanye yang edukatif, nyaman, kondusif, aman dan damai menuju pemilu yang berkualitas dan bermartabat," kata Zaini yang juga Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Hubungan Antarlembaga. (Antara)
Pewarta :
Editor: Danna Tampi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar