KPK cermati proyek infrastruktur di Kepri

id Korupsi, KPK, Kepri,Infrastruktur

Koordinator Wilayah II Supervisi  Pencegahan (Korsupgah) KPK Adlinsyah Malik Nasution (kiri) bersama Sekdaprov Kepri Arif Fadillah (Tengah) dan Inspektorat Provinsi Kepri Mirza (Kanan) di Tanjungpinang, Kamis (4/10). (Antaranews Kepri/Ogen (Ogen)

"Jangan sampai pembangunan infrastruktur justru merugikan masyarakat. Bila itu terjadi, maka tinggal tunggu waktu saja untuk ditindak," Koordinator Wilayah II Supervisi  Pencegahan (Korsupgah) KPK Adlinsyah Malik Nasution
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mencermati sejumlah proyek infrastruktur di Provinsi Kepulauan Riau yang dibiayai APBD maupun APBN.

Koordinator Wilayah II Supervisi  Pencegahan (Korsupgah) KPK Adlinsyah Malik Nasution menyatakan, KPK memberikan perhatian serius pada sektor infrastruktur karena besarnya potensi korupsi. Selain itu, sejauh ini KPK juga banyak menemukan praktik korupsi dalam proyek pembangunan fisik.

"Jangan sampai pembangunan infrastruktur justru merugikan masyarakat. Bila itu terjadi, maka tinggal tunggu waktu saja untuk ditindak," ungkap Adliansyah di Tanjungpinang, Kamis (4/10).

Menurut dia, KPK sudah berulang kali mengingatkan para pejabat di lingkungan Pemprov Kepri untuk berhati-hati dalam melaksanakan tugas yang berhubungan dengan jabatan dan kewenangan. KPK menuntut transparansi dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran pemerintah.

"Kita sudah mengingatkan hal itu ke sekian kalinya. Bila tidak juga ada perubahan, akan segera lakukan penindakan,"imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Choki itu menambahkan, pengawasan potensi kasus korupsi bukan hanya terhadap pemerintah provinsi saja, melainkan juga di tingkat pemerintahan kabupaten/kota di Provinsi Kepri.

Selain sektor infrastruktur, KPK menurut Choki juga mencermati penyalahgunaan wewenang para pejabat pemerintahan.

"Semua menjadi perhatian kami, bila mau macam-macam silakan saja, tapi tanggung akibat dan resikonnya. Selama ini kami sudah mengingatkan dan juga melakukan supervisi pencegahan korupsi," tegasnya.
Pewarta :
Editor: Joko Sulistyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar