Wabup Natuna sosialisasikan program percepatan pembangunan di Serasan

id Natuna

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti menyapa masyarakat saat berkunjung ke Kecamatan Serasan Timur, belum lama ini. (Antaranews Kepri/Cherman)

Natuna (Antaranews Kepri) - Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti menyatakan, Natuna bersandar pada lima pilar untuk mengakselerasi pembangunan wilayah. Hal itu disampaikan Ngesti saat melakukan kunjungan ke Kecamatan Serasan dan Serasan Timur belum lama ini.

"Lima pilar percepatan pembangunan itu adalah sektor pertahanan dan keamanan, minyak dan gas, perikanan tangkap, pariwisata dan sektor lingkungan hidup," ujar Ngesti dalam kesempatan berdialog dengan sejumlah tokoh masyarakat di Desa Arungayam, Serasan Timur.

Menurut Ngesti, percepatan itu saat ini seluruhnya telah berjalan dan menunjukkan progres yang menggembirakan.

Sementara untuk memperlancar arus masuk wisatawan mancanegara dan mendukung program pariwisata, Ngesti menyatakan tengah berupaya mengembangkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan ke Badan Nasional Pembangunan Perbatasan (BNPP). 

Pengembangan PLBN diyakini akan dapat meningkatkan sektor pariwisata dan perdagangan di wilayah itu, dan dapat menyumbang pada pertumbuhan ekonomi di Natuna.

"PLBN akan menjadi pintu masuk pertumbuhan ekonomi Natuna nantinya," ungkap Ngesti.

Kepada masyarakat yang hadir dalam silaturahmi yang digelar di Masjid Nurul Hikmah Desa Arungayam, Ngesti juga berpesan agar para nelayan melaut dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. Dia mengingatkan para nelayan untuk tidak menggunakan alat tangkap dan bom ikan yang dapat merusak terumbu karang.

"Ingat pesan Bu Susi (Susi Pudjiastuti), terumbu karang harus dijaga, biar ikan bisa pacaran," kata Ngesti.

Tidak hanya itu, Ngesti juga menyampaikan perkembangan upaya pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan meratakan fasilitas pendidikan. Dia menyatakan sedang dalam proses mendesak PLN untuk segera menyambungkan listrik di Desa Jermalik, Batuberian, dan Payak yang selama ini belum menikmati aliran listrik dari PLN.

"Untuk sekolah SMP yang baru dibangun di Batuberian, tolong dikawal, diawasi. Jangan sampai ada sekolah, muridnya tak ada, atau ada murid tapi gurunya tak pernah hadir." pesannya.

Menutup kunjungannya, Ngesti yang didampingi sejumlah kepala dinas itu mengingatkan kembali seluruh masyarakat agar menjaga baik-baik potensi yang ada di wilayah itu. Natuna dikatakan kaya akan potensi yang belum tergarap, dan memerlukan penanganan yang cermat agar dapat memberikan manfaat maksimal.
Pewarta :
Editor: Joko Sulistyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar