Tak kunjung dongkrak PAD, Nurdin kritisi PT Pelabuhan Kepri

id kepelabuhanan

Ilustrasi Pelabuhan bongkar muat di Kepri. (Antaranews Kepri/Joko Sulistyo)

Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengritisi kinerja Direksi Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Pelabuhan Kepri.

Menurut Nurdin, berselang tujuh bulan pasca pelantikan pada 9 April 2018 lalu, hingga kini keberadaan PT Pelabuhan Kepri masih terkesan 'jalan di tempat'. Dia menganggap, direksi yang telah disumpah jabatan untuk memberikan kontribusinya bagi pemasukan daerah, belum mampu merealisasikan hal tersebut. 

"Itu yang kita pertanyakan. Sampai sekarang belum ada hasil untuk mendongkrak PAD, khususnya di sektor laut," kata Nurdin, Rabu (7/11). 

Padahal lanjut Nurdin, tiga orang yang telah dilantik dan menjabat sebagai Direksi di PT Pelabuhan Kepri itu merupakan orang-orang yang berpengalaman di bidang kelautan dan ekonomi pembangunan. 

Nurdin turut mengungkapkan, Pemprov Kepri sangat berharap perusahaan tersebut dapat menyumbangkan pendapatan asli daerah, dengan memanfaatkan berbagai potensi laut Kepri yang luasnya mencapai 96 persen.

Dia juga menyarankan, agar Direksi PT Pelabuhan Kepri tidak terlalu terobsesi untuk menggarap usaha yang belum jelas potensi pemasukannya.

"Lebih baik mereka mengembangkan potensi yang ada dahulu. Meski kecil, namun sudah menghasilkan. Daripada besar tapi hanya angan-angan saja," ujarnya.
 
Pewarta :
Editor: Joko Sulistyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar