BC Batam amankan penyelundup sabu di Hang Nadim

id BC,batam,hang nadim,sabu

Ilustrasi

Hasilnya pelaku positif menggunakan narkoba dan pelaku serta barang bukti sudah kita serahkan ke BNN Provinsi Kepri
Batam (Antaranews Kepri) - Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau mengamankan pria berinisial IM yang mencoba menyelundupkan narkoba jenis sabu seberat satu kilogram melalui Bandara Internasional Hang Nadim. 

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Kantor Bea dan Cukai Kota Batam, Sumarna, di Batam, Rabu, mengatakan, IM diamankan pada Minggu (18/11), pukul 06.00 WIB.

"Pelaku merupakan penumpang pesawat Garuda Indonesia jurusan Batam-Jakarta-Balikpapan," katanya.

Sumarna menambahkan, kecurigaan awal saat pelaku memasukkan koper yang dibawanya ke mesin pemindai. 

Di dalam koper tersebut kata dia, petugas Bea Cukai melihat ada benda yang mencurigakan.

"Saat kita melakukan pemeriksaan bersama petugas avsec, di dalam koper IM terdapat dua bungkus plastik yang diduga methamphetamine dengan berat 1.001 gram," ujarnya. 

Kata Sumarna, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap urine IM.

"Hasilnya pelaku positif menggunakan narkoba dan pelaku serta barang bukti sudah kita serahkan ke BNN Provinsi Kepri," paparnya.  

Sebelumnya BC Kota Batam menangkap Warga Negara Malaysia, Mohamad Shahdan Bin Majid karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu dengan cara disembunyikan dalam anus seberat 239 gram.

Pelaku berangkat dari pelabuhan Stulang Laut, Malaysia dan diamankan di Pelabuhan Internasional Harbour Bay, Senin (10/9).  

Kepala Bea Cukai Kota Batam, Susila Brata mengatakan pihaknya membekali anggotanya untuk mengamati gerak-gerik penumpang baik di pelabuhan maupun Bandara Internasional Hang Nadim Batam. 

Hal itu dilakukan karena para penyelundup narkoba selalu menggunakan modus operandi yang berubah-ubah. 

Mulai dari menyimpan narkoba di dalam sepatu, travel bag, di dalam tubuh serta gulungan baju.(Antara)
 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar