Gas turut sumbang inflasi Kepri

id Inflasi Kepri

Agen gas elpiji 3 kilogram melayani pengecer di pelabuhan Belakangpadang, Batam. Kondisi wilayah Kota Batam yang memiliki ratusan pulau kecil membuat distributor gas harus mengeluarkan ongkos pengangkutan laut, sehingga ketika sampai kepada pembeli eceran harga gas dapat mencapai kisaran Rp18 ribu-Rp25 ribu pertabung. (ANTARA FOTO/Joko Sulistyo)

Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri mencatat inflasi di Kepulauan Riau pada bulan November 2018 sebesar 0,43 persen, lebih tinggi dibandingkan inflasi bulan Oktober 2018 sebesar 0,16 persen.

Menurut Kepala BPS Kepri Zulkipli, inflasi terjadi karena kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,38 di bulan Oktober menjadi 134,95 bulan November. 

"Dari 2 kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau, tercatat Kota Batam mengalami inflasi 0,51 persen dan sebaliknya Kota Tanjungpinang justru mengalami deflasi sebesar 0,11 persen," kata Zulkipli di Tanjungpinang, Selasa (4/12).

Dilihat dari kelompoknya, lanjut Zulkipli, inflasi yang terjadi di bulan November ini disebabkan oleh naiknya indeks lima kelompok. Yaitu, kelompok bahan makanan naik sebesar 1,47 persen, makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau naik sebesar 0,32 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar naik sebesar 0,10 persen.

Kemudian, kelompok kesehatan naik sebesar 0,13 persen, dan kelompok transportasi, komunikasi, serta jasa keuangan naik sebesar 0,18 persen. 

"Sebaliknya, kelompok sandang justru mengalami penurunan indeks sebesar 0,14 persen. Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga tidak mengalami perubahan indeks," imbuhnya.

Dia menambahkan, dari 339 komoditas yang menyusun inflasi Kota Batam, 77 komoditas mengalami kenaikan harga dan 28 komoditas mengalami penurunan harga. 

Sementara, Kota Tanjungpinang, dari 341 komoditas yang menyusun inflasi, sebanyak 57 komoditas mengalami kenaikan harga dan 35 komoditas mengalami penurunan harga.
Pewarta :
Editor: Joko Sulistyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar