BP Batam bangun 12 infrastruktur di 2019

id BP Batam,infrastruktur,jalan,jembatan

Deputi 4 BP Batam Mayjen TNI Eko Budi Soepriyanto (Antara News Kepri/Messa Haris)

Kemudian pembangunan jalan dari kawasan industri Sekupang menuju Britoil tahap satu dengan anggaran Rp10 miliar
Batam (Antaranews Kepri) - Badan Pengusahaan (BP) akan membangun 12 infrastruktur yaitu jalan dan jembatan pada 2019 dengan anggaran Rp110 miliar.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Lainnya BP Batam Mayjen TNI Eko Budi Soepriyanto, di Batam, Rabu, mengatakan, pada 2018 hanya ada dua pembangunan jalan yaitu di kawasan industri Kabil, Nongsa dan Tanjunguncang, Batuaji.

"Di 2019 nanti akan ada lagi pembangunan dua ruas jalan di sekitar Kabil, pertama dari kawasan industri Anggrek Hitam menuju jalan Pattimura dan dari Simpang musim mas ke Hang Kesturi," ujarnya.

Eko menambahkan anggaran pembangunan ruas jalan dari kawasan industri Anggrek Hitam menuju Pattimura Rp7,1 miliar.

Sementara anggaran pembangunan jalan kolektor industri Kabil dari samping industri Musim Mas menuju jalan arteri Hang Kesturi Rp8,1 miliar.

"Kemudian pembangunan jalan dari kawasan industri Sekupang menuju Britoil tahap satu dengan anggaran Rp10 miliar," paparnya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan perbaikan ruas jalan arteri Sudirman mulai dari Simpang Jam sampai Simpang Kabil 1 dengan anggaran Rp4 miliar.

Kata Eko, tahun depan dilakukan pembangunan jalur ke dua ruas jalan di kawasan industri Batam Centre tepatnya di depan Tunas Industrial Park 2 senilai Rp7 miliar.

"Kita juga akan melakukan pembangunan dan peningkatan jalan kawasan industri Tanjunguncang tahap 2 senilai Rp3 miliar," ujarnya.

Selain itu pihaknya akan melakukan peningkatan jalan Kawasan Industri Pelabuhan Sagulung-Tanjunguncang dengan anggaran Rp3,1 miliar.

Menurut Eko untuk pembangunan dan peningkatan Jalan Kawasan Industri Sei Lekop tahap dengan anggaran Rp2,9 miliar. 

Sementara perbaikan ruas jalan kawasan industri Sintai-Tanjunguncang dengan anggaran Rp4,2 miliar.

"Ada juga pembangunan ruas jalan industri Tanjungpiayu-Tembesi tahap 1 yang anggarannya nanti patungan dengan investor dari Tiongkok karena mereka akan membangun kawasan pariwisata di sana," ujarnya.

Menurutnya anggaran pembangunan ruas jalan industri Tanjungpiayu-Tembesi tahap 1 Rp11,7 miliar. 

Pihaknya juga merencakanan pembangunan ruas jalan dan jembatan Sambau-Nongsa dengan anggaranya Rp46,3 miliar, serta perbaikan "underpass" Pelita tahap 1 Rp6,5 miliar.(Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar