Bus Damri akan segera kembali beroperasi di Lingga

id Bus Damri akan segera kembali beroperasi di Lingga

Wakil Bupati Lingga saat menyerahkan Bus sekolah di Selayar. (Antaranews Kepri/Nurjali)

Rencana kalau tidak ada perubahan ada penambahan armada, sekarang saya sedang mengutus staf untuk menyelesaikan ini dengan pihak Damri
Lingga (Antaranews Kepri) - Berhentinya pengoperasian Bus Damri di Kabupaten Lingga hanya sementara waktu, dalam waktu dekat Bus yang dikelola oleh Perum Damri tersebut akan kembali beroperasi, saat ini Dinas perhubungan Kabupaten Lingga sedang melakukan perpanjangan kontrak dengan pihak Perum Damri.

"Kita sudah jalin komunikasi dengan pihak Damri, kalau selesai administrasinya pertengahan bulan ini akan kembali operasi," kata Kabid perhubungan darat Dishub Lingga, Said Asmafizan saat dihubungi Antara, Kamis.

Sebelumnya masyarakat Sungai pinang Kecamatan Lingga timur, yang biasa memanfaatkan armada transportasi darat ini mengeluhkan karena bus yang biasa mereka gunakan tidak lagi beroperasi sejak awal bulan Januari 2019 ini. Padahal bus tersebut sudah mulai memberikan, manfaat bagi masyarakat setempat untuk melakukan aktifitas ke Ibukota Kabupaten Lingga.

Menanggapi hal tersebut pihak Dinas Perhubungan mengatakan, pada tahun 2019 ini Bus Damri tidak hanya beroperasi di wilayah Daik Lingga dan sekitarnya, pada tahun ini pemerintah melalui Dinas Perhubungan juga sudah menjalin komunikasi dengan pihak Damri untuk menambah Armada baru yang akan melayani rute Lanjut Singkep pesisir - Dabosingkep.

"Rencana kalau tidak ada perubahan ada penambahan armada, sekarang saya sedang mengutus staf untuk menyelesaikan ini dengan pihak Damri," sebutnya.

Perum Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) perusahaan plat merah ini, mulai beroperasi di Kabupaten Lingga sejak tahun 2017 yang lalu. Kehadirin bus dari perusahaan plat merah ini, sebelumnya disampaikan oleh Bupati Lingga sebagai solusi untuk menangani permasalahan transportasi di Kabupaten Lingga yang cukup mahal.

Selain itu dengan adanya Bus Damri diharapkan dapat membuka konektivitas wilayah, yang sebelumnya tertutup menjadi terbuka luas. Dengan biaya yang sangat murah, hanya Rp.16.000 untuk satu orang penumpang. Biaya tersebut juga sudah disubsidi dari pemerintah, sehingga bus tersebut kini sudah menjadi idola masyarakat sekitar sebagai andalan moda tranportasi murah di Kabupaten Lingga.

"Program-program yang jelas-jelas terasa dampaknya ke masyarakat ini, akan terus kita lanjutkan ini upaya kita meringankan beban ekonomi masyarakat," sebut Alias Wello. (Antara)
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar