Jalan Merdeka macet akibat pemindahan Pasar Imlek

id imlek,pasar,tanjungpinang,kemacetan,lalu,lintas

Pedagang bazar Imlek membongkar stan setelah Pemkot Tanjungpinang memutuskan pemindahan lokasi ke Jalan Merdeka. (Antaranews Kepri/Ogen)

Tadi ada beberapa kendaraan yang kesenggol, karena jaraknya sangat berdekatan. Ada pengemudi yang ngamuk-ngamuk. Ini juga buat tambah macet
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Ratusan kendaraan terjebak macet di Jalan Merdeka Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau akibat pemindahan Pasar Malam Imlek yang berdampak pada pengalihan arus kendaraan.

"Setiap hari saya lalui jalan ini. Baru kali ini terjadi macet, harus menunggu sekitar 30 menit melewati macet," kata salah seorang pengemudi kendaraan roda empat, Nita di Tanjungpinang, Kamis.

Ia mengatakan dua ruas jalan di Jalan Merdeka hanya satu yang dapat digunakan menuju Jalan Gambir. Sementara luas Jalan Gambir hanya sekitar 4-5 meter.

Pertemuan kendaraan dari Jalan Pos dan Jalan Pasar juga menyebabkan terjadinya kemacetan.

"Tadi ada beberapa kendaraan yang kesenggol, karena jaraknya sangat berdekatan. Ada pengemudi yang ngamuk-ngamuk. Ini juga buat tambah macet," kata Iron, salah seorang sopir angkot.

Pemerintah Kota Tanjungpinang pada Rabu (9/1) terpaksa mendadak mengeluarkan kebijakan untuk mengansipasi terjadinya konflik terkait pemindahan Pasar Malam Imlek.

Kepala Kantor Satuan Pamong Praja Tanjungpinang Effendy menyampaikan keputusan Wali Kota Tanjungpinang Syahrul bahwa pedagang yang menolak pindah ke Pasar Malam Imlek, Jalan Tengku Umar dapat berjualan di Jalan Merdeka.

Pernyataan itu disampaikan Effendy kepada Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang Dani Pasaribu, anggota DPRD Tanjungpinang Reni, anggota DPRD Kepri Rudy Chua dan pengelola Pasar Malam Imlek di Jalan Pasar, Aciu.

Namun keputusan itu hanya disampaikan secara lisan.

Tokoh etnis Tionghoa, Rudy Chua, Reni dan Aciu pun langsung menyampaikan kepada para pedagang. Mereka kemudian bersama-sama menuju lokasi Jalan Merdeka, yang sejak sore tadi ditutup.

"Peresmian Pasar Imlek Sabtu malam pekan ini," kata Effendy.

Mulai hari ini, kata dia para pedagang dapat meletakkan meja jualannya di Jalan Merdeka, persis di depan Polsek Tanjungpinang Kota hingga simpang Jalan Teuku Umar.

Jarak antara Polsek Tanjungpinang Kota dengan ujung Jalan Pasar sekitar 20 meter. Namun belum diketahui apakah pedagang mau berjualan di Jalan Merdeka atau tidak.

"Kalau masih ada pelanggaran, tentu kami tertibkan," tegasnya.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar