Pemerintah bangun 64 ruang kelas baru di Batam

id ruang kelas,sekolah,batam

Ilustrasi: Siswa sedang belajar di kelas SD Melati, Batam.(FOTO ANTARA/Str-Slamet Widodo/*Btm1)

Kami masih kekurangan banyak ruang kelas baru untuk menunjang kegiatan belajar mengajar siswa. Untuk itu setiap tahun pemerintah selalu berusaha untuk menambah RKB
Batam (ANTARANews Kepri) - Pemerintah berencana membangun 64 unit ruang kelas baru untuk menambah yang sudah ada di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Kota Batam, Kepulauan Riau pada tahun ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan di Batam, Jumat, menyatakan pembangunan 24 unit ruang kelas baru itu menggunakan Dana Alokasi Khusus dari pemerintah pusat dan 22 unit lainnya menggunakan APBD Kota Batam 2019.

"Kami masih kekurangan banyak ruang kelas baru untuk menunjang kegiatan belajar mengajar siswa. Untuk itu setiap tahun pemerintah selalu berusaha untuk menambah RKB," kata dia.

Baca juga: Keterbatasan ruang kelas belajar hambat pelajar bersekolah

Ruang kelas baru yang menggunakan dana dari APBD akan dibangun di 7 SD negeri dan 4 SMP negeri. Tiap sekolah mendapat 1 hingga 3 ruang kelas baru.

Sayang, ia enggan menjelaskan nama-nama sekolah yang akan mendapatkan tambahan ruang kelas baru. Begitu juga ruang kelas baru menggunakan DAK, belum dipastikan akan dibangun di mana saja.

Namun, ia memastikan, pembangunan ruang kelas baru diprioritaskan untuk sekolah yang kekurangan ruang.

Tim Dinas Pendidikan akan menginventarisasi dan menyeleksi sekolah yang menjadi prioritas untuk pembangunan ruang kelas baru.

"Ada sekolah yang siswanya terpaksa menumpang di sekolah lain, ada yang belajar di musala," kata dia.

Ia menyontohkan, sekolah yang kekurangan sekolah di antaranya SDN 013 Sagulung, yang hingga kini terpaksa menumpang belajar di SMPN 35 Batam.

"Yang seperti ini akan kita prioritaskan," kata dia.

Pemerintah menargetkan pembangunan ruang kelas baru selesai pertengahan tahun ini, agar bisa digunakan pada tahun ajara 2019-2020.

Baca juga: Batam bangun 30 ruang kelas baru
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar