Gubernur minta KKBM Karimun jaga kebersamaan

id KKBM,Kerukunan Keluarga Besar Meranti ,Gubernur Kepri ,Nurdin Basirun ,Karimun

Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyerahkan pataka kepada Ketua KKBM Karimun Bustami Abdullah usai dilantik, Minggu (20/1). (Antaranews Kepri/Rusdianto)

Karimun (ANTARANews Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun meminta seluruh organisasi kemasyarakatan Kerukunan Keluarga Besar Meranti (KKBM) Karimun menjaga kebersamaan di tahun politik.

"Kebersamaan adalah modal dasar dalam membangun. Dengan kebersamaan dan saling bahu membahu seluruh ormas kita yakin Karimun maupun Provinsi Kepulauan Riau tetap kondusif di tengah perbedaan pendapat," kata Nurdin Basirun usai melantik pengurus Kerukunan Keluarga Besar Meranti (KKBM) Kabupaten Karimun di rumah singgah Meranti, Tanjung Balai Karimun, Minggu.

Nurdin meyakini kehadiran KKBM yang sudah sejak berkontribusi di Karimun bisa bersinergi dengan ormas dan paguyuban lain untuk mendukung proses pembangunan.

"Pembangunan itu butuh proses, bukan sulap langsung jadi. Dan untuk mewujudkannya, butuh dukungan semua lapisan masyarakat," kata Nurdin yang merupakan mantan Bupati Karimun selama tiga periode.

KKBM sebagai salah satu ormas kedaerahan, menurut dia, hendaknya menjadi wadah pemersatu dan wadah untuk menyelesaikan berbagai persoalan sehingga tidak melebar dan memicu konflik.

Nurdin menceritakan pada saat dia masih menjabat Bupati Karimun, kerukunan antarormas dan paguyuban sudah terjalin dengan baik, dan semua permasalahan bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

"Saya yakin kepengurusan yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dan fungsi sosial mengayomi warganya," katanya dalam acara yang juga dihadiri anggota DPR RI dapil Karimun Nyat Kadir dan anggota DPRD Karimun Nyimas Novi Ujiani.

Sementara itu, Ketua KKBM Karimun yang dilantik Bustami Abdullah menegaskan bahwa KKBM adalah organisasi sosial yang bertujuan untuk menghimpun warga Karimun yang lahir atau orang tuanya lahir di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

"KKBM siap bersinergi dengan paguyuban dan ormas lain, dan siap berkontribusi bagi pembangunan di Karimun. Sebagai warga Karimun, kami tentu mendukung program dan kebijakan Pemkab Karimun," tuturnya.

Bustami menyebutkan, salah satu program kerja yang akan dijadikan prioritas adalah mendirikan koperasi sebagai wadah untuk mengangkat perekonomian masyarakat Meranti yang tinggal di Karimun.

Pada kesempatan yang sama, Dewan Pendiri KKBM Karimun Ramlan Abdullah menegaskan bahwa KKBM tidak ingin dipecah belah oleh kepentingan politik, namun warganya bebas menentukan hak politiknya.

"KKBM tujuannya untuk persatuan dan kebersamaan, serta bersinergi dengan ormas dan paguyuban lain," katanya.

Ramlan menuturkan pembentukan KKBM Karimun telah melalui sejarah yang panjang, jauh sebelum terbentuknya Kabupaten Kepulauan Meranti.

"KKBM dulunya bernama Kerukunan Keluarga Selatpanjang dan Sekitarnya yang didirikan pada 2002. ?Pada 2004, berganti nama menjadi Ikatan Keluarga Besar Meranti yang merupakan salah satu simpul perjuangan pembentukan Kabupaten Kepulauan Meranti," tuturnya.

Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan tetangga Kabupaten Karimun, dan warganya banyak merantau dan tinggal di Karimun.

Ramlan menyebutkan warga Meranti yang merantau dan tinggal di Kabupaten Karimun mencapai 15.000 jiwa.
Pewarta :
Editor: Kabiro kepri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar