Industri Manufaktur Kepri Tumbuh Lampaui Capaian Nasional

id ekonomi

Ilustrasi Manufaktur Batam. Antaranews Kepri/Joko Sulistyo

Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Industri manufaktur besar dan sedang di Provinsi Kepri mencatat pertumbuhan sebesar 3,79 persen pada Triwulan IV-2018. Angka tersebut mengalami kenaikan dari Triwulan III-2018, dan berada di atas nasional yang tumbuh positif sebesar 0,90 persen.

"Secara tahunan pada Triwulan IV-2018 juga terjadi kenaikan produksi sebesar 6,64 persen dibanding Triwulan IV-2017," kata Kepala BPS Kepri, Zulkipli, Senin (4/2).

Adapun jenis-jenis industri yang termasuk tiga besar pertumbuhan tertinggi pada Triwulan IV-2018 adalah industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia naik sebesar 7,24 persen, industri karet, barang dari karet dan plastik naik sebesar 5,05 persen, dan industri pakaian jadi naik sebesar 3,27 persen

Sementara itu, lanjut Zulkipli, industri yang mengalami penurunan pada Triwulan IV-2018 ialah industri peralatan Listrik turun sebesar 4,47 persen dan Industri makanan turun sebesar 1,82 persen. 

Selain itu, pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Besar Sedang terbesar pada Triwulan IV-2018 ditinjau secara tahunan, yakni industri pakaian jadi naik sebesar 13,80 persen, industri karet, barang dari karet dan plastik naik 12,26 persen dan Industri komputer, barang elektronik dan optik naik sebesar 10,16 persen. 

Sedangkan sub sektor industri yang mengalami penurunan, antara lain industri peralatan listrik turun sebesar 12,43 persen dan Industri pengolahan lainnya turun sebesar 9,43 persen.

Selain itu, BPS Kepri juga mencatat pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro Kecil Triwulan IV-2018 secara total mengalami kenaikan sebesar 7,77 persen dibandingkan Triwulan III-2018. 

"Capaian ini juga di atas nasional, tumbuh positif sebesar 1,24 persen," tutur Zulkipli.

Jenis-jenis industri yang termasuk tiga besar pertumbuhan tertinggi pada Triwulan IV-2018 adalah furniture naik sebesar 60,45 persen, industri barang galian bukan logam naik sebesar 24,36 persen dan industri kayu, barang dari kayu dan barang anyaman naik sebesar 16,38 persen.

Sedangkan industri yang mengalami penurunan pada Triwulan IV-2018 adalah industri pengolahan lainnya turun sebesar 25,10 persen, industri makanan turun sebesar 20,16 persen dan Industri minuman turun sebesar 10,89 persen.
Pewarta :
Editor: Joko Sulistyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar