Bupati Karimun berharap Musrenbang penuhi aspirasi masyarakat

id musrenbang karimun,bupati karimun,aunur rafiq

Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim disaksikan Bupati Aunur Rafiq, Ketua DPRD M Yusuf Sirat dan sejumlah pejabat memukul gong tanda dimulai Musrenbang untuk menyusun perencanaan pembangunan 2020. (Antaranews Kepri/Dok Humas Pemkab Karimun)

Musrenbang digelar untuk menentukan arah kebijakan pembangunan daerah pada tahun 2020 yang akan datang. 
Tanjung Balai Karimun, Kepri (ANTARA) - Bupati Karimun, Kepulauan Riau, Aunur Rafiq meminta hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang berlangsung di Kantor Bupati Karimun, Kamis, memenuhi aspirasi seluruh lapisan masyarakat.

"Sehingga menimbulkan rasa memiliki terhadap program yang akan dirumuskan," kata dia di Tanjung Balai Karimun, Kamis.

Musrenbang tingkat Kabupaten Karimun digelar selama tiga hari dengan melibatkan seluruh organasisasi perangkat daerah dan diiikuti pula oleh instansi vertikal, perbankan, organisasi kemasyarakat, BUMD, mahasiswa dan lainnya. 

Dia berharap musrenbang dapat memenuhi kriteria pendekatan perencanaan partisipatif, yaitu proses perencanaan yang melibatkan semua pihak yang berkepentingan terhadap pembangunan.

Bupati mengatakan, musrenbang digelar untuk menentukan arah kebijakan pembangunan daerah pada tahun 2020 yang akan datang. 

Pelaksanaan musrenbang kabupaten, menurut dia, sebelumnya telah dirumuskan terlebihi melalui musrenbang tingkat desa/kelurahan dan kecamatan yang dibahas dan ditentukan program pembangunan mana yang akan dijadikan skala prioritas pada 2020.

Dia mengingatkan bahwa musrenbang akan menghasilkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah pada 2020 yang benar-benar memperhatikan pencapaian sasaran pembangunan yang telah ditargetkan dalam RPJMD.

"Agar sasaran pembangunan yang telah tercapai selama tiga tahun kebelakang dapat terus berlanjut, hingga tercapai seluruh sasaran yang telah ditetapkan pada akhir masa perencanaan," tuturnya. 

Dijelaskannya, sejumlah program yang menjadi prioritas pada 2020, antara lain pemerataan infrastruktur dan kelestarian lingkungan hidup, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola birokrasi yang baik, Pengembangan investasi dan ekonomi kerakyatan, dan Peningkatan nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan serta pengembangan pariwisata.

Musrenbang tingkat Kabupaten Karimun juga dihadiri pejabat dari BPN/Bappenas, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepri, FKPD Karimun dan Sekda serta OPD Karimun dengan peserta sebanyak 215 orang. 

Sementara itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Karimun Amirullah berharap hasil musrenbang benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat, termasuk nelayan.

Selama ini, kata Amirullah, banyak program pembangunan yang dihasilkan melalui musrenbang tidak tepat sasaran karena tumpang tindih dengan hasil reses DPRD Karimun.

"Kami berharap musrenbang menjadi acuan, sedangkan reses sebagai pendukung kalau ada kegiatan yang tidak diakomodir melalui musrenbang, bukan sebaliknya," kata dia. 
Pewarta :
Editor: Kabiro kepri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar