KPU Batam pastikan surat suara sudah sampai di hinterland

id distribusi logistik pemilu, surat suara pemilu 2019

Sejumlah petugas memasukkan logistik pemilu ke truk-truk, untuk didistribusikan ke seluruh kecamatan di Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin. Ketua KPU Batam Syahrul Huda mengatakan distribusi logistik ke kecamatan penyangga sudah selesai, tinggal untuk kecamatan di pulau utama. (Naim)

Batam (ANTARA) (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kota Batam Kepulauan Riau memastikan seluruh logistik pemilu sudah didistribusikan ke kecamatan-kecamatan pulau penyangga.

"Distribusi ke pulau semua sudah selesai. Kecamatan Belakangpadang, Bulang dan Galang sudah sampai semua," kata Ketua KPU Batam Syahrul Huda di Batam, Senin.

KPU sudah mengantarkan logistik ke masing-masing kecamatan, untuk kemudian disalurkan ke setiap kelurahan, hingga TPS.

Hari ini, KPU Batam mulai mendistribusikan logistik pemilu ke kecamatan-kecamatan yang berada di pulau utama.

Meski sempat terkendala pembongkaran logistik dari gudang, namun ia optimistis seluruh kebutuhan sudah tiba di TPS tepat waktu.

Terpisah, Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyatakan siap memberikan bantuan apa pun agar distribusi logistik selesai tepat waktu.

"Saya cek, distribusi logistik sudah sampai sejauh mana. Rupanya baru yang di pulau saja selesai. Di Pulau Batam belum," kata dia.

Ia mengatakan KPU sudah meminta bantuan tambahan tenaga, dan Pemkot menyiapkan 50 orang personel.

"Kalau kendaraan, mereka sudah ada. Kalau butuh, kami akan bantu," tegas wali Kota.

Sementara itu, distribusi logistik pemilu di Pulau Belakangpadang, menggunakan mobil ambulans dan mobil jenazah, akibat alat angkut di pulau penyangga yang berhadapan dengan Singapura itu.

"Distribusi menggunakan ambulans dan mobil jenazah dan mobil operasional kebersihan terpaksa dilakukan karena di Belakangpadang hanya ada 3 armada tersebut," kata Camat Belakangpadang, Yudi Admaji.

Pulau Belakangpadang adalah pulau penyangga, yang merupakan pusat pemerintahan Kecamatan Belakangpadang. Pulau itu berhadapan langsung dengan Singapura.

Menurut Yudi, di pulau itu memang minim kendaraan roda empat. Masyarakat kebanyakan menggunakan sepeda motor.

Logistik pemilu tidak dapat dikirim menggunakan sepeda motor, karena cuaca yang tidak menentu. "Cuaca gerimis mau hujan," kata Camat.

Selain 1 unit mobil ambulans kecamatan, 1 mobil operasional kebersihan dan 1 mobil jenazah, distribusi logistik juga menggunakan 3 unit mecak motor.

"Itu untuk mengangkut dari pelabuhan ke gedung nasional," kata dia.

Logistik pemilu yang terdiri dari 350 kotak diantar dari Pulau Batam ke Pulau Belakangpadang menggunakan 3 unit kapal.

Rencananya, logistik pemilu akan dikirimkan dari Gedung Nasional ke kelurahan-kelurahan yang berada di pulau lain.

"Pakai 2 boat, Kelurahan Kasu 11 TPS dan Pemping 3 TPS pakai satu boat, satu boat lagi Kelurahan Pecong 3 TPS dan Pulau Terung 12 TPS," kata Yudi.
Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar