Pelindo: arus balik di Pelabuhan Sri Bintan Pura ramai

id Penumpang,pelabuhan,sBP,Tanjungpinang,arus,balik

Sejumlah penumpang turun dari kapal laut usai melakukan perjalanan mudik Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. ANTARA/A Malik Ibrahim/aa

Tanjungpinang (ANTARA) -
Arus balik penumpang seusai libur Lebaran di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) masih ramai , kata General Manager PT Pelindo Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Arif Indra Perdana.

"Jumlah penumpang yang tiba dan berangkat di Pelabuhan SBP pada Senin (10/6) sebanyak 5.198 orang," ujarnya di Tanjungpinang, Selasa.

Arif merinci jumlah penumpang dalam negeri yang tiba di Pelabuhan SBP Tanjungpinang sebanyak 3.894 orang, sedangkan yang berangkat melalui Pelabuhan SBP mencapai 3.983 orang.

Sementara jumlah penumpang yang tiba di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang sebanyak 1.122 orang, sedangkan yang berangkat 1.215 orang.

"Puncak arus balik penumpang di pelabuhan domestik dan internasional terjadi pada Minggu (9/6), mencapai 8.902 orang," ujarnya.

Sebagian besar penumpang tiba di Tanjungpinang dari Batam, maupun penumpang yang ingin berangkat ke Batam.

"Hari libur lebaran 'kan berakhir kemarin, hari ini harus masuk kerja," katanya.

Feri Oceana rute Tanjungpinang-Batam menambah satu armada kapal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, yang mengantre hingga menjelang malam. "Sejak empat hari lalu hingga puncak arus balik, tambah kapal," tuturnya.

Ia menjelaskan jumlah penumpang yang tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura pada Sabtu (8/6) mencapai 8.055 orang, sedangkan yang berangkat sebanyak 7.700 orang.

Jumlah penumpang yang tiba di Pelabuhan SBP Tanjungpinang berlayar dari Batam, Karimun, Selat Panjang, dan Buton, Riau. Paling banyak penumpang berlayar ke Batam.

Sementara Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang berlayar dari Malaysia dan Singapura. "Jumlah penumpang dalam negeri pada saat itu sebanyak 6.574 orang, sedangkan luar negeri 1.481 orang," ujarnya.
 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar