Kabupaten Siak studi banding budaya Melayu di Lingga

id Kabupaten Siak studi banding ke Kabupaten Lingga

Sekda Kabupaten Siak, Provinsi Riau, bersama Sekda Kabupaten Lingga dan rombongan saat momen foto bersama di Rumah Dinas Bupati Lingga (Humas Lingga)

Kami sangat tersanjung atas kunjungan pemkab Siak ke tempat kami ini. Untuk itu, kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Sekda Siak beserta rombongan
Lingga (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Siak, Provinsi Riau melakukan studi banding ke Pemerintah Kabupaten Lingga dalam rangka pengembangan budaya Melayu mengingat kedua daerah ini memiliki ikatan sejarah kebudayaan Melayu di masa-masa kejayaan kerajaan-kerajaan melayu terdahulu.

"Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, pak Juramadi Esram, yang kebetulan rombongan Kabupaten Siak juga diwakili oleh Sekretaris Daerahnya," ujar Kabid Humas Kominfo Kabupaten Lingga, Zainal kepada Antara, Jumat.

Pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan Kabupaten Siak di Ibukota Kabupaten Lingga, Bunda Tanah Melayu. 

Semoga dengan adanya kunjungan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan pemerintahan kedua daerah ke depannya. 

“Kami sangat tersanjung atas kunjungan Pemkab Siak ke tempat kami ini. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Sekda Siak beserta rombongan,” ujarnya.

Dalam suasana santai dan keramah-tamahan, rombongan disuguhi penayangan film dokumenter Sultan Mahmud Riayat Syah III yang belum lama ini dianugerahi sebagai salah satu pahlawan nasional, sembari membahas hal-hal yang berkaitan dengan kebudayaan dan pemerintahan.

Selama berada di Kabupaten Lingga, rombongan Pemkab Siak, Provinsi Riau juga berkesempatan melihat dan mengenal budaya Melayu di Kabupaten Lingga lebih dekat. Selain itu rombongan juga akan mengunjungi situs dan cagar budaya seperti Makam Sultan Mahmud Riayat Syah, Makam Merah, Makam Bukit Cengkih, prosesi pembuatan Tudung Manto, dan lain sebagainya. (Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar