Pemkot Tanjungpinang ajukan Rp7 miliar untuk bangun pasar

id Pembangunan pasar

Warga Kampung Bugis, Tanjungpinang memanfaatkan bangunan serbaguna sebagai area pasar pagi. (ANTARA/Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengajukan anggaran senilai Rp7miliar kepada pemerintah pusat di Jakarta untuk pembangunan pasar di Kelurahan Kampung Bugis.

"Pembangunan pasar yang diajukan itu merupakan pasar tipe D atau berskala kecil," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Pemerintah Kota Tanjungpinang Ahmad Yani di Tanjungpinang, Jumat.

Ia  menjelaskan pengajuan pembanguan pasar itu dilakukan mengingat saat ini di Kampung Bugis sudah terdapat embrio pasar.

"Di sana sudah ada embrio pasar. Banyak orang-orang yang berjualan, seperti sayuran, ikan, dan sebagainya. Itulah yang mendorong kami mengajukan pembangunan pasar ke pusat," kata dia.

Saat ini, pihaknya sedang mengupayakan lahan yang cocok untuk lokasi pembangunan pasar di Kelurahan Kampung Bugis itu.

"Kita juga tengah menginventarisasi status lahan di lokasi tersebut," kata dia.

Ketua RT setempat, Bono, menyatakan saat ini Kampung Bugis memang tidak memiliki pasar yang layak untuk para pedagang berjualan.

Pedagang sekitar, kata dia, kini lebih banyak memanfaatkan teras rumah atau pinggiran jalan untuk berjualan.

Beberapa pedagang juga ada yang menyewa salah satu bangunan serbaguna di wilayah sekitar itu, sebagai area pasar pagi.

"Sudah lama kami berharap pemerintah membangun pasar pagi di sini. Karena itu akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Kampung Bugis," ungkap Bono.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar