Presiden Jokowi dijadwalkan segera berkunjung ke Kepri

id Kunker Jokowi,Jembatan Batam-Bintan,Kampung Tua Batam ,presiden jokowi,Gubernur Kepri Nurdin

Presiden Jokowi dijadwalkan segera berkunjung ke Kepri

Gubernur Provinsi Kepri berfoto dengan Presiden RI Jokowi Dodo di Jakarta. (Foto. Istimewa)

tanjungpinang (ANTARA) - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam waktu dekat ini.

“Semalam saya bertemu beliau di Bogor. Ia menyatakan siap merealisasikan kunjungan tersebut,” kata Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun di Tanjungpinang, Selasa (9/7).

Kunjungan itu, kata Nurdin, dalam rangka menyelesaikan sejumlah program prioritas nasional yang dijanjikan Jokowi untuk masyarakat di daerah itu, antara lain persoalan Kampung Tua di Batam dan Jembatan Batam-Bintan (Babin).

Menurut Nurdin, persoalan Kampung Tua, saat ini sedang proses pembuatan sertifikat di Badan Pertanahan Nasional, Kementerian Agraria dan Tata Ruang.

Sementara, soal Jembatan Babin, kata Nurdin, saat ini sudah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

"Pak Jokowi akan melihat secara langsung kondisi daerah yang bakal dibangun Jembatan Babin itu," Ungkapnya.

Ketua DPW Nasdem Kepri ini turut menambahkan, belum lama ini tim dari Kementerian PUPR didampingi tim Barenlitbang dan PUPR Pemprov Kepri juga sudah turun meninjau kondisi wilayah yang bakal dibangun Jembatan Babin. Daerah yang dikunjungi yakni Batam dan Bintan.

Dia menegaskan, studi Kelayakan Proyek atau Feasibility Study (FS) yang dibuat Pemprov Kepri sebelumnya, sudah diambil Kementerian PUPR untuk diubah dan dipadukan dengan rancangan pemerintah pusat.

"Presiden ingin ini menjadi ikon, tidak hanya dibangun untuk sarana pendukung, menggerakkan pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan manusia serta peningkatan daya investasi. Melainkan jembatan ini nantinya dapat meningkatkan wibawa, martabat bangsa dan negara," ucap Nurdin.




 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar