SAR perluas pencarian ABK kapal hilang di perairan Batam

id Kecelakaan laut

SAR perluas pencarian ABK kapal hilang di perairan Batam

Tim SAR terdiri dari Kantor SAR Tanjungpinang, Pos SAR Batam, KSOP Batam dan Pol Air Polda Kepri memperluas pencarian terhadap Fiqih Hael Daulay, awak kapal KM Marina Line rute Malaysia-Batam yang hilang di perairan Nongsa Batam. (Foto. SAR Tanjungpinang)

Tanjungpinang (ANTARA) - Tim SAR gabungan dari Tanjungpinang dan Batam, KSOP Batam dan Pol Air Polda Kepri memperluas pencarian terhadap Fiqih Hael Daulay, awak kapal KM Marina Line rute Malaysia-Batam yang hilang di perairan Nongsa Batam.

Di hari ketiga pencarian, Rabu (17/7), Tim SAR membagi area pencarian menjadi tiga sektor. "Pencarian sudah dimulai sejak pukul 06.00 pagi tadi," ujar Kasi operasi Kantor SAR Tanjungpinang Eko Suprianto.

Menggunakan metode paralel track, Tim SAR menggunakan kapal patroli, perahu karet dan dua kapal nelayan melakukan penyisiran di sekitar Perairan Pulau Putri, Nongsa.

Fiqih Hael Daulay, pria 31 tahun kelahiran Kuala Simpang ini terjatuh dari kapal saat sedang berlayar dari Malaysia menuju Batam, sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (15/7).

Belum diketahui penyebab korban sampai terjatuh ke laut. Namun, saat itu kondisi cuaca hujan deras dan petir. Dua hari pencarian dilakukan Tim SAR sebelumnya, belum membuahkan hasil hingga kembali dilanjutkan pada hari ini.

 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar