Dua calon haji masih dirawat di RSBP Batam

id embarkasi batam,jamaah sakit, jamaah embarkasi batam,haji sakit, haji dirawat di rsbp,calon haji dirawat di RS Batam

Sekretaris PPIH Embarkasi Batam, Afrizal (Naim)

Batam (ANTARA) - Dua calon haji Embarkasi Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau masih dirawat di Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam, padahal embarkasi sudah memberangkatkan kelompok terbang terakhir, Jumat (2/8).

"Ada tiga orang yang sudah masuk embarkasi, belum berangkat, dua di antaranya dari Kalimantan Barat dan seorang dari Kepri. Seorang yang dari Kalbar sudah pulang ke daerahnya," kata Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Batam, Afrizal.

Dua orang calon haji yang masih dirawat di Batam yaitu Patimah Muhammad Dung asal Kota Tanjungpinang dan Rasmen Kisman Wondo asal Mempawah Kalbar.

Keduanya dalam kondisi kadar Hb-nya rendah, sehingga belum diizinkan untuk terbang.

Afrizal mengatakan, bila kondisinya membaik, maka calon haji tersebut masih bisa diberangkatkan melalui embarkasi lain yang masih memiliki waktu penerbangan ke Tanah Suci.

"Ada kemungkinan bisa, diutus dari embarkasi lain. Apakah dari Bekasi atau Surabaya, itu pun terbatas, penerbangan terakhir pada tanggal 6 Agustus 2019," kata dia.

Dan bila berangkat dari embarkasi lain, maka biaya penerbangan menuju daerah itu harus menggunakan dana pribadi, karena tidak ditanggung pemerintah.

Sementara biaya perawatan di RS BP Batam masih akan ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan sesuai ketentuan.

Embarkasi Hang Nadim Batam memberangkatkan kelompok terbang 29, atau kloter terakhir pada musim haji tahun ini, pada Jumat.

Pada musim haji tahun ini, Embarkasi Hang Nadim Batam memberangkatkan sekitar 12.944 calon haji dari Riau, Kepri, Kalbar dan Jambi yang terbagi dalam 29 kloter.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar