Kenaikan harga cabai picu inflasi di Kepri

id tpid,inflasi kepri, harga cabai kepri,tpid kepri,tim pengendali inflasi daerah,inflasi juli 2019

Kenaikan harga cabai picu inflasi di Kepri

Cabai merah pedagang Pasar Puakang Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. (kepri.antaranews.com/Rusdianto)

Batam (ANTARA) - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mencatat kenaikan harga cabai merah dan cabai rawit menjadi pemicu utama inflasi di Provinsi Kepulauan Riau pada Juli 2019.

"Inflasi Kepri pada Juli 2019 bersumber dari peningkatan harga pada kelompok bahan makanan meskipun secara andil lebih rendah dari bulan sebelumnya," kata Wakil Ketua TPID Kepri, Gunawan di Batam, Sabtu.

TPID mencatat pada Juli 2019, Kepri mengalami inflasi 0,60 persen (mtm), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya inflasi 0,25 persen (mtm).

Kelompok bahan makanan mengalami inflasi sebesar 2,85 persen (mtm) dengan andil 0,64 persen (mtm). Dan komoditas utama penyumbang inflasi pada kelompok bahan makanan adalah cabai merah dan cabai rawit.

Cabai merah mengalami inflasi sebesar 22,11 persen (mtm) dengan andil 0,33 persen (mtm), sementara inflasi cabai rawit tercatat sebesar 40,51 persen (mtm) dengan andil 0,12 persen (mtm).

TPID memperkirakan kenaikan harga cabai merah dan cabai rawit di Kepri akibat keterbatasan pasokan dari sentra penghasil, buntut dari kekeringan yang terjadi di Jawa Tengah maupun pergeseran masa tanam di Sumatera Utara.

Selain kelompok bahan makanan, inflasi Kepri pada Juli 2019 juga didorong peningkatan harga pada kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan.

Kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan tercatat mengalami inflasi sebesar 0,90 persen (mtm) dengan andil 0,19 persen (mtm), bersumber dari tarif angkutan udara yang mengalami inflasi sebesar 4,19 persen (mtm) dengan andil 0,19 persen (mtm).

Peningkatan tarif angkutan udara masih terjadi di Batam, sementara tarif angkutan udara di Tanjungpinang pada Juli 2019 tercatat mengalami deflasi.

Sementara itu, secara tahunan, inflasi Kepri pada Juli 2019 tercatat sebesar 3,50 persen (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 3,16 persen (yoy) maupun IHK Nasional pada Juli 2019 sebesar 3,32 persen (yoy).

Dengan perkembangan tersebut, inflasi Kepri hingga Juli 2019 tercatat sebesar 2,37 persen (ytd), atau masih dalam kisaran sasaran inflasi 3,5 ± 1 persen (yoy) pada akhir 2019.

"Mencermati perkembangan inflasi terkini, IHK Kepri pada Agustus 2019 diperkirakan mengalami inflasi," kata dia.
 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar