Kementerian PUPR akan investigasi kerusakan jembatan II Dompak

id Jembatan dompak

Jembatan II Dompak, Tanjungpinang, Kepri ditutup karena terancam roboh. (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan dari Kementerian PUPR akan turun melakukan investigasi langsung terhadap kondisi tiang penyangga jembatan II Dompak, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) yang keropos dan terancam roboh.

"Tadi kami sudah kontak ke pusat, dalam waktu dekat mereka akan investigasi menyeluruh guna mengetahui tingkat kerawanan jembatan itu serta solusinya," kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kepri, Hendrija di Tanjungpinang, Rabu.

Menurut Hendrija, secara kasat mata hampir 85 persen tiang penyangga jembatan yang menghubungkan pusat Kota Tanjungpinang dan Pulau Dompak itu rusak parah.

"Saat air surut, terlihat jelas pada bagian tiang penyangga paling bawah nyaris putus," ungkapnya.

Dia mengakui persoalan tiang penyangga keropos itu sudah berlangsung cukup lama, namun, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, sebab Pemprov Kepri selama ini tidak pernah menganggarkan biaya perawatan.

"Tidak ada anggaran perawatan, mau bagaimana lagi," sebutnya.

Pantauan di lapangan, saat ini akses jembatan II Dompak ditutup sementara oleh Polres Tanjungpinang, Polda Kepri.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, mengatakan, penutupan dilakukan karena khawatir dapat mengancam keselamatan pengguna jembatan, terutama pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Kecuali pejalan kaki, kami perbolehkan untuk melintasi jembatan itu," ujar Ucok.

Ucok mengaku belum mengetahui sampai kapan akses jembatan tersebut ditutup, karena masih menunggu investigasi tim dari kementerian PUPR.

"Kalau hasil investigasi menyatakan jembatan itu layak digunakan, baru kami buka aksesnya," tutur Ucok.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar