Dana kelurahan wujudkan mimpi masyarakat di kepulauan

id Dana kelurahan wujudkan mimpi masyarakat di kepulauan lingga

Dana kelurahan wujudkan mimpi masyarakat di kepulauan

Kelurahan Dabo lama Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga (Nurjali)

Dulu kalau kegiatan-kegiatan pelatihan ini, kita menunggu dinas terkait baru bisa dilaksanakan, itupun belum tentu kita dapat lima tahun sekali juga belum tentu, tapi sekarang bisa kita buat sendiri,
Lingga (ANTARA) - Dana kelurahan yang diberikan oleh pemerintah pusat di tahun 2019, mampu mewujudkan mimpi masyarakat di kepulauan, salah satunya di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau yang pada tahun ini mulai mengucurkan anggaran dana kelurahan dari transfer pusat senilai Rp2,5 milyar lebih.

"Bertahun-tahun kabupaten ini berdiri kami mimpi dibangun drainase agar tidak banjir tapi tak pernah terealisasi, tahun ini kata pak lurah lewat dana kelurahan akan dibangun," kata Agus salah satu warga di Bukit Abun, Kelurahan Dabolama, Kecamatan Singkep, kepada Antara, Rabu.

Dana kelurahan yang dikucurkan melalui pemerintah pusat tersebut, telah memberikan dampak yang begitu positif bagi daerah-daerah kepulauan. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, Neko Wesha Pawelloy, yang membidangi hukum dan pemerintahan mengatakan, dari hasil kunjungannya ke beberapa kelurahan dampak pembangunan di kelurahan perlahan mulai terlihat.

Selain itu dengan adanya dana kelurahan, pemerintah daerah juga dapat lebih memfokuskan untuk pembangunan infrastruktur skala besar yang anggarannya mencapai miliaran rupiah.

"Dengan begitu infrastruktur yang kecil-kecil dapat ditangani kelurahan, kita tinggal fokus infrastruktur yang membutuhkan anggaran yang besar," ujarnya.

Kesejahteraan di kelurahan juga dapat ditingkatkan, salah satunya adalah dalam pengerjaan proyek-proyek yang menggunakan dana kelurahan dapat memanfaatkan tenaga-tenaga masyarakat di kelurahan tersebut.

"Kalau kontraktor besar, biasanya mereka cenderung menggunakan tenaga dari luar, tapi kalau dana kelurahan masyarakat di sekitar yang memiliki kemampuan dapat bekerja," ujarnya.

Hal serupa juga diamini oleh Lurah Dabo Lama, Kecamatan Singkep, Keizzy Dalfi, dirinya mengaku dari tahap pertama penyerahan dana kelurahan tersebut, dirinya sudah melakukan beberapa kegiatan diantaranya pembangunan drainase lingkungan, yang selama bertahun-tahun diajukan di Musrenbang kecamatan maupun kabupaten tidak pernah terealisasi, namun berkat dana kelurahan drainase lingkungan tersebut dapat dibangun.

Ada juga beberapa kegiatan untuk peningkatan perekonomian masyarakat melalui usaha-usaha rumahan, dengan memanfaatkan potensi yang ada di kelurahan yaitu degan mengadakan pelatihan anyaman resam.

"Dulu kalau kegiatan-kegiatan pelatihan ini, kita menunggu dinas terkait baru bisa dilaksanakan, itupun belum tentu kita dapat lima tahun sekali juga belum tentu, tapi sekarang bisa kita buat sendiri," ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KA) Kabupaten Lingga, pada 2019 ini Kabupaten Lingga mendapat Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan sebesar Rp2.590.966.000,- yang diperuntukkan bagi tujuh kelurahan di Kabupaten Lingga yang tersebar di tigabelas kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga.

Kepala bagian tata pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Lingga, Gandim mengatakan hingga saat ini pengelolaan dana kelurahan tersebut belum mendapat kendala yang begitu berarti dalam pengelolaannya, dirinya berharap kedepan kondisi ini akan terus berjalan baik karena pemerintah pusat pada tahun 2020 mendatang akan mengalokasikan anggaran yang lebih besar lagi bagi kelurahan.

"Sampai hari ini kami sifatnya hanya mengawasi, dan belum ada kendala yang berarti, kita berharap ini terus berjalan baik karena tahun depan alokasinya semakin besar," sebutnya. (Antara) 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar