Pembawa baki bendera di Kepri ingin masuk Akmil

id Pembawa baki

Pembawa baki bendera di Kepri ingin masuk Akmil

Amanda Reihanita, pembawa baki merah putih HUT ke-74 RI di Kepri berfoto bersama kedua orangtua dan adiknya di halaman gedung daerah, Tanjungpinang, Kepri. (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Amanda Reihanita (16), pembawa baki bendera merah putih pada peringatan HUT ke-74 RI di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu, ternyata bercita-cita masuk Akademi Militer (Akmil).

"Saya ingin membanggakan kedua orangtua dan berbakti untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI," kata dia usai upacara peringatan HUT ke-74 RI.

Amanda mengaku mendapat dukungan penuh dari kedua orangtuanya untuk mewujudkan cita-citanya masuk ke Akmil.

Orangtua Amanda merupakan anggota polisi di Polres Tanjungpinang, Polda Kepulauan Riau yakni Aiptu Rudi Darmahadi dan Aipda Devi Indraini.

"Alhamdulillah orangtua sangat mendukung, tinggal bagaimana nanti saya berusaha keras demi mencapai impian itu," ungkapnya.

Pelajar SMAN 1 Tanjungpinang ini juga bercerita secara singkat mengenai proses terpilihnya sebagai pembawa baki bendera merah putih.

Dia menyatakan, telah melewati serangkaian tes untuk sampai ke tahap itu, mulai dari seleksi di tingkat sekolah hingga bersaing dengan perwakilan pelajar SMA dari tujuh kabupaten kota se-Kepri.

"Alhamdulillah tidak menyangka juga akhirnya terpilih masuk Paskibraka tingkat provinsi bahkan sampai dipercaya membawa baki," ungkap dia.

Gadis kelahiran Tanjungpinang, 14 Februari 2003 inipun tak kuasa menyembunyikan rasa bangga dan harunya setelah sukses mengibarkan bendera merah putih bersama anggota Paskibraka lainnya.

Dia juga tampak meneteskan air mata setelah mendapatkan kesempatan bertemu serta memeluk kedua orangtuanya yang juga hadir menyaksikan upacara peringatan HUT ke-74 RI itu.

"Sebagai orangtua tentu kami sangat bangga melihat Amanda hari ini. Apapun yang terbaik untuk hidupnya, kami akan selalu mendukung dan mendoakannya," kata Devi, Ibu dari Amanda.





 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar