Wali Kota Tanjungpinang bantah tidak beri lahan kepada KPU

id Wali kota tanjungpinang,Lahan kpu,KPU RI

Kantor KPU Tanjungpinang. (ANTARA/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Wali Kota Tanjungpinang Syahrul merasa risih terhadap pemberitaan yang menyebutkan dirinya tidak memberi lahan untuk pendirian kantor KPU.

"Sudah kami inventarisir lahan untuk Kantor KPU. Sudah kami informasikan, tetapi tidak ada jawaban," kata Syahrul di Tanjungpinang, Sabtu.

Lahan tersebut, menurut Syahrul, berada di Senggarang. "Tentu ada suratnya, legal," tegasnya.

Ia minta KPU Tanjungpinang mengklarifikasi pernyataan yang menyatakan Wali Kota Tanjungpinang tidak menghibahkan lahan untuk pembangunan kantor.

"Kami minta KPU Tanjungpinang klarifikasi," ujarnya.

Komisioner KPU Tanjungpinang Muhamad Yusuf Mahidin menegaskan kondisi sebenarnya, pihaknya tidak pernah mendapat selembar kertaspun terkait rencana pemberian hibah lahan itu.

Yusuf juga sudah menanyakan hal itu kepada Sekretariat KPU Tanjungpinang. Bahkan secara lisan pun tidak ada seorang anggota KPU Tanjungpinang yang mendengar bahwa lahan yang dihibahkan tersebut berada di Senggarang.

"Saya saja baru mendengar ada lahan yang akan dihibahkan di Senggarang," katanya yang sudah dua periode menjabat sebagai anggota KPU Tanjungpinang.

Yusuf mengatakan kantor permanen itu merupakan kebutuhan karena KPU memiliki peran strategis dalam pemilu.

Permasalahannya, KPU Tanjungpinang tidak dapat mengadakan lahan sendiri, melainkan harus mendapatkan lahan dari pemerintah daerah untuk mendirikan kantor.

Tahun ini, kata dia, KPU Tanjungpinang memiliki kesempatan untuk membangun kantor karena KPU RI mengalokasikan anggaran Rp8 miliar. Batas akhir pengajuan untuk pembangunan kantor yang dibuktikan dengan sertifikat lahan pada 10 September 2019.

"Kalau kesempatan ini tidak diambil, maka kami harus menunggu sampai tahun 2021," tegasnya.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar